Jangan Biarkan Hatimu Berlemak Karena Kebiasaan Ini!

418
Ilustrasi hati (Foto: Istimewa)

Muslim Obsession – Jangan salah! Hati kita juga bisa berlemak lho… Perlemakan hati atau dalam istilah medis disebut hepatic steatosis adalah penumpukan lemak yang berlebih pada bagian organ hati yang dapat menimbulkan gangguan pada fungsi organ hati.

Dimana organ hati itu sendiri berperan dalam memproses makanan dan minuman, serta menyaring zat berbahaya dari darah.

Perlemakan hati ini bila tidak diobati dapat menimbulkan peradangan hati sehingga terjadilah jaringan parut (fibrosis) yang dapat mengarah pada kondisi sirosis yaitu terbentuknya suatu jaringan parut yang akan meluas dan akan merusak baik struktur maupun fungsi dari organ hati.

Dikatakan Dr. Adhi Pasha seperti dilansir Alo Dokter, perlemakan hati dapat diakibatkan oleh kondisi-kondisi berikut:

  • Efek samping obat-obatan seperti kortikosteroid, methotrexate, tamoxifen
  • Zat racun
  • Malnutrisi
  • Obesitas
  • Kondisi medis tertentu seperti gula darah yang tinggi, hipertensi, hepatitis c
  • Kadar kolestrol yang tinggi juga trigliserida tinggi

Dalam memastikan diagnosis, beberapa pemeriksaan diperlukan seperti pemeriksaan darah untuk melihat kadar enzim hati, USG, CT scan, MRI untuk mengetahui keberadaan lemak dalam hati.

Penanganan yang terutama dalam mengatasi perlemakan hati ini adalah dengan menangani penyebab dasarnya. Sehingga biasanya dokter akan menganjurkan penderita perlemakan hati agar:

  • Berhenti konsumsi minuman beralkohol
  • Menurunkan berat badan yang berlebih
  • Mengendalikan kadar gula darah atau kolestrol yang berlebih
  • Olahraga secara teratur
  • Konsumsi air putih secara teratur
  • Konsumsi makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, gandum
  • Batasi makanan yang memiliki kalori yang tinggi seperti nasi, jagung, kentang, roti
  • Hindari konsumsi minuman yang memiliki kadar gula yang tinggi

Jangan lupa, segera periksakan pada dokter mengenai kondisi tersebut agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dapat diketahui penyebab dasarnya sehingga selanjutnya dapat diberikan penanganan yang tepat, ya! (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here