Jamaah Haji Indonesia Gelombang Dua Mulai Tiba di Madinah

474
Waspada Penyakit Saat Ibadah Haji (Foto: Kemenag)

Mekkah, Muslim Obsession – Jamaah haji gelombang kedua mulai berdatangan di Madinah, Jumat (31/8/2018). Pada hari pertama kedatangan ini sebanyak 6.194 jemaah yang tergabung dalam 15 kloter tiba di Madinah sejak pukul 10.00 hingga 23.00 waktu setempat.

Tim Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja  Madinah melaporkan  salah satu kloter pertama yang tiba yaktu kloter MES-08. Sebanyak 393 jamaah kloter asal Medan ini akan menempati dua hotel yang berbeda. Rinciannya 215 jemaah akan tinggal di hotel Al Andalus. Sementara, 178 akan menempati hotel Makarem Al Mahmouba.

Kepala Sektor IV, M Khoirul Anam mengatakan sempat terjadi perbedaan data jamaah masuk. Kondisi ini menurutnya disebabkan pemilahan jamaah yang dibuat muasassah.

“Untuk bus rombongan 1 sampai 5 ada di sini (Al Andalus) sementara untuk rombongan 6 hingga 9 ada di Makarem (Al Mahmouba) sektor tiga,” kata Khoirul Anam, Jumat (31/8/2018).

Lebih lanjut, ia menjelaskan persiapan untuk penjemputan jamaah telah disiapkan sejak pagi. Perlengkapan konsumsi dan katering, mulai kopi, teh, saos, sambel sudah siap. “Sudah disiapkan semua, termasuk makan malam,” ujarnya.

Khoirul Anam mengimbau jamaah yang datang segera beristirahat dan mempersiapkan diri shalat Mahgrib. Sementara, koper jamaah akan diangkut oleh tukang angkut.  “Nanti diangkut umal ke atas,” ungkapnya.

Khoirul Anam mengingatkan jamaah yang berjalan ke Masjid Nabawi untuk memulai shalat arbain harus membawa kartu nama hotel. “Identitas itu untuk berjaga-jaga seandainya jemaah lupa jalan pulang,” jelasnya.

Selain itu, Khoirul Anam juga memberitahu jamaah terkait jalan dan petunjuk arah menuju Masjid Nabawi. Kata dia, jalan menuju Masjid Nabawi dapat ditempuh melalui pintu enam yang melewati Masjid Ghamamah.

Sebanyak 144 bus disiapkan untuk mengangkut ribuan jamaah tersebut. Kendaraan akan melintasi Jalan Raya Mekkah-Madinah yang melewati Masjid Aisyah di Tan’im dan terus menuju kota Nabi, tempat Rasulullah dulu hijrah dan disambut dengan penuh penghormatan.

Petugas haji di sana akan memberikan bimbingan ibadah seputar pelaksanaan Arba’in di Nabawi, tempat sujud berkubah hijau kebanggaan umat Islam. Ini adalah masjid kedua yang menjadi warisan umat Islam dari zaman dulu dan terus dirawat dan diperluas.

Di sana jamaah akan mengunjungi makam Rasulullah dan para sahabat yang dulu mendukung Rasulullah mendakwahkan Islam. di antara makam Rasulullah dan mimbar masjid tersebut terdapat Raudhah, tempat yang mustajab (terkabul) untuk berdoa. Area kecil itu ditandai dengan karpet hijau. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here