Jamaah Haji Asal Solo Wafat di Dalam Pesawat

249
Dokter Sri Mulyani, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). (Foto: Kemenag)

Madinah, Muslim Obsession – Sumiyatun Sawi Krama (56), seorang jamaah haji Indonesia meninggal dunia di dalam pesawat saat menuju ke tanah suci, Ahad (7/7). Jamaah haji asal Embarkasi Solo (SOC) 2 itu dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang didapat, Sumiyatun berasal dari Desa Godog, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Dia tergabung rombongan 5 kloter 2 Embarkasi Solo.

“Ibu Sumiyatun Sawi Krama meninggal dunia saat masih di atas pesawat,” kata dokter Sri Mulyani, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), seperti dikutip dari Kemenag, Senin (8/7/2019).

Baca juga:

Alhamdulillah, Jamaah Haji Indonesia Dapat Fasilitas Fast Track

Wah! Pesawat Ini Larang Penumpangnya Bawa Air Zamzam

Jamaah Haji Kloter Pertama Mendarat di Madinah

Sri Mulyani menjelaskan, ketika timnya melakukan pemeriksaan di atas pesawat, almarhumah diketahui memiliki gula darah atau kolesterol yang sangat tinggi dan tidak terkontrol.

Ketua Kloter 2 Embarkasi Solo (SOC), Lasimin menceritakan, Sumiyatun masuk asrama haji dalam keadaan sehat. Namun setelah diperiksa dokter baru ketahuan bahwa Sumiyatun mengidap penyakit diabetes.

“Saat diperiksa juga biasa, cuma dokter menemukan adanya penyakit gula,” kata Lasimin dini hari tadi di Saudi Arabia.

Saat masuk pesawat, kata Lasimin, Sumiyatun juga sehat. Waktu diberikan makan pertama di pesawat juga dikonsumsi. Namun untuk makan kedua sudah tidak mau. Setelah itu, kira-kira 50 menit sebelum mendarat, tiba-tiba Sumiyatun muntah. Dia kemudian diperiksa dokter di pesawat. Namun kondisinya langsung drop.

“Lemes, setelah itu meninggal dunia. Prosesnya cepet banget nggak sampai 10 menit,” kata Lasimin.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Sumiyatun kemudian ditangani oleh kru Garuda. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit. Lasimin mengatakan, kejadian ini telah disampaikan kepada keluarga Sumiyatun di Sukoharjo.

“Keluarga sudah mengikhlaskan, dan harapannya ini menjadi jalan terbaik bagi almarhumah,” kata Lasimin.

Rencananya, jenazah Sumiyatun akan dikuburkan di Madinah hari ini setelah subuh. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here