Israel Tutup Masjid Ibrahimi di Hebron

56

Muslim Obsession – Masjid Ibrahimi di Hebron telah ditutup berhari-hari oleh pasukan pendudukan Israel, yang berada di kota Hebron, Tepi Barat, sejak “Rosh Hashanah” atau Hari Libur Yahudi.

Sekali lagi, jamaah Muslim dilarang mengunjungi masjid terkait dengan shalat lima waktu berjamaah.

Kantor berita Wafa memberitakan, Sheikh Hifthi Abu Sneineh menyatakan bahwa sejak Sabtu malam (19/9/2020) pihak berwenang menutup masjid untuk memberi jalan bagi para pemukim ilegal.

Dilansir The Islamic Information, Masjid Ibrahimi terletak di Kota Tua Hebron yang dipercaya orang Yahudi sebagai Gua Para Leluhur. Pada 2017, masjid itu telah terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Sejak awal Maret, masjid ditutup karena pandemi. Bersama dengan gereja Kelahiran Yesus di Betlehem, itu dilanjutkan pada bulan Mei.

Masjid ini dikatakan sebagai tempat pemakaman Nabi Ishaq, Yakub, dan Ibrahim serta istri mereka. Masjid tersebut menjadi situs ketegangan selama beberapa dekade karena otoritas pendudukan Israel yang mengambil alih ruang shalat pusat diikuti oleh pemukim ilegal.

Salah satu dari mereka menembak dan membunuh 29 orang Muslim saat shalat di bulan Februari 1994. Dengan mengenakan seragam pasukan pertahanan Israel.

Baruch Goldstein menggunakan pasukannya dengan membawa senjata untuk berkeliaran dan membunuh orang. Orang-orang yang selamat dari upaya serangannya itu menyiksanya sampai mati.

Makam Goldstein berada di daerah ilegal dekat Kiryat Arba yang menjadi tempat suci bagi para pemukim ini.

Sedikitnya 200.000 warga Palestina tinggal di Hebron, dibandingkan dengan beberapa ratus pemukim ilegal yang bersenjata lengkap dan juga dilindungi oleh kelompok tentara Israel.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here