Israel Dukung Prancis Larang Sekolah Islam

107

Muslim Obsession – Sebagian besar orang Yahudi mendukung tindakan keras Prancis terhadap Islam dan segala aktivitas keagamaannya.

Para pemimpin Israel memuji upaya Macron untuk menentang ‘pemisahan Islam’ dengan rencana yang secara efektif melarang homeschooling dan menyetujui sumpah setia dari aliansi agama.

Beberapa rencana kontroversial diluncurkan oleh pemerintah Prancis yang merupakan tindakan keras terhadap kegiatan keagamaan dalam beberapa dekade.

Rencana baru ini akan mengakhiri program yang memungkinkan anak-anak imigran menerima pelajaran bersubsidi dalam bahasa asli orangtua mereka dan juga akan meningkatkan pengawasan pendanaan asing untuk masjid.

Sementara langkah-langkah baru tidak secara langsung menargetkan Muslim Prancis dan akan dilarang oleh konstitusi Prancis.

Presiden Prancis telah menjelaskan bahwa mereka menargetkan isolasi Islam radikal. Rencana tersebut sebagian besar dikutuk oleh umat Islam di Prancis dan sekitarnya.

Rencana ini diputuskan untuk dibawa ke majelis nasional akhir tahun ini. Di Gaza, poster Macron dibakar oleh para pengunjuk rasa, sementara di Turki Presiden Recep Tayyip Erdogan menjelaskan rencana tersebut sebagai bagian dari warisan kejahatan Eropa terhadap minoritas Muslim.

Macron membutuhkan perawatan mental seperti yang dikomentari oleh Erdogan minggu lalu dan mengakibatkan Prancis menarik duta besarnya dari Ankara.

Sekolah Macrons bertujuan untuk melarang jaringan sekolah Islam bawah tanah yang menyediakan pendidikan sekuler sementara institusi Yahudi tidak akan terpengaruh.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here