Israel dan Maroko Luncurkan Penerbangan Langsung

113

Maroko, Muslim Obsession – Israel dan Maroko telah menandatangani kesepakatan untuk memulai penerbangan langsung antara negara mereka, surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan pada Kamis (21/1/2021).

Harian itu melaporkan kesepakatan itu tanpa mengungkapkan detail tambahan. Meski demikian, Otoritas Maroko belum berkomentar.

Ini adalah kesepakatan penerbangan ketiga yang ditandatangani baru-baru ini antara Israel dan negara-negara Arab, setelah perjanjian serupa dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dalam beberapa bulan terakhir.

Mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada 10 Desember bahwa Maroko dan Israel setuju untuk menormalisasi hubungan.

Baca Juga: Produk Israel Dijual di Supermarket UEA

Maroko menjadi negara Arab keempat yang menyetujui normalisasi dengan Israel pada tahun 2020, setelah UEA, Bahrain, dan Sudan.

Sebelumnya, Etihad Airways UEA menerbangkan pesawat penumpang pertamanya ke Israel dan kembali membawa delegasi pariwisata Israel ke Abu Dhabi.

Penerbangan penumpang pertama UEA pada Senin (19/10/2020) itu mendarat di bandara Ben-Gurion Israel, sehari setelah kedua negara menandatangani kesepakatan penerbangan untuk memungkinkan penerbangan langsung setelah normalisasi.

“Penerbangan Etihad Airways EY9607 mendarat di Tel Aviv sekitar pukul 7 pagi dengan hanya awak kabin di dalamnya,” kata laporan media Israel, dilansir Al araby.

Foto yang diposting oleh Etihad menunjukkan anggota kru mengibarkan bendera Israel dan Emirat setelah melakukan touchdown.

“Shalom Tel Aviv! Terima kasih atas sambutan yang sangat hangat di #Israel,” tulis maskapai itu dalam tweet.

Penerbangan mengambil delegasi perjalanan dan pariwisata Israel sebelum berangkat ke Abu Dhabi untuk kunjungan dua hari.

Pesawat kargo Emirat yang membawa bantuan kemanusiaan sebelumnya telah mendarat di Israel, EY9607 adalah penerbangan penumpang pertama yang mendarat di Ben Gurion.

Penerbangan itu dilakukan setelah UEA dan Israel menandatangani perjanjian penerbangan pada hari Minggu, meletakkan dasar untuk mengoperasikan 28 penerbangan langsung antar negara setiap minggu.

Pekan lalu, Etihad meluncurkan situs web berbahasa Ibrani yang menyapa pengunjung dengan pesan “Selamat datang dari Abu Dhabi”. Tetapi tiket antara Tel Aviv dan Abu Dhabi belum tersedia untuk umum, menurut The Times of Israel.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here