Iran Akan Bujuk Biden Kembali Sambung Kesepakatan Nuklir

77
Presiden Iran Hassan Rouhani
Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Kantor Presiden Iran via AP)

Teheran, Muslim Obsession – Presiden Iran Hassan Rouhani akan meminta Presiden terpilih Joe Biden untuk mengkompensasi kesalahan masa lalu dan mengembalikan AS ke kesepakatan nuklir.

Komentar Hassan Rouhani tersebut menandai tanggapan tingkat tertinggi dari Iran kepada Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris yang memenangkan pemilu 3 November 2020 lalu.

“Sekarang, sebuah kesempatan telah datang bagi pemerintahan AS berikutnya untuk mengkompensasi kesalahan masa lalu dan kembali ke jalur untuk mematuhi perjanjian internasional melalui penghormatan terhadap norma-norma internasional,” ungkap kantor berita IRNA yang dikelola negara mengutip perkataannya.

Di bawah Presiden Donald Trump, ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dan mencapai puncaknya awal tahun ini.

Salah satu langkah kebijakan luar negeri Trump adalah secara sepihak menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran pada 2018, yang telah membuat Teheran membatasi pengayaan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.

AS sejak itu memberlakukan kembali sanksi hukuman terhadap Iran yang telah melumpuhkan ekonominya, yang semakin terpukul oleh wabah virus korona.

Dalam upaya menekan Eropa untuk menemukan jalan keluar dari sanksi, Iran perlahan-lahan meninggalkan batasan kesepakatan nuklir.

“Rakyat Iran, meskipun perlawanan heroik mereka terhadap perang ekonomi yang dipaksakan, membuktikan bahwa kebijakan tekanan maksimum AS pasti gagal,” kata Rouhani, dikutip dari Saudi Gazette, Rabu (11/11/2020).

Dia menambahkan bahwa Iran menganggap keterlibatan konstruktif dengan dunia sebagai strategi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here