Inovasi BPDPKS untuk Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca dan Sejahterakan Petani Sawit Hadir di Expo 2020 Dubai

73

Dubai, Muslim Obsession – Expo 2020 Dubai makin ramai dengan munculnya beragam kegiatan dan inovasi di berbagai bidang. Tak ingin ketinggalan, pekan ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan memperkenalkan inovasi terbarunya di Paviliun Indonesia.

BPDPKS hadir dengan mengadakan berbagai forum bisnis, penawaran investasi dan kegiatan interaktif lain. Salah satu fokus BPDPKS dalam keikutsertaan di gelaran Expo 2020 Dubai ini adalah memamerkan hasil dari program nyata BPDPKS yang telah dilakukan untuk berkontribusi pada masa depan yang berkelanjutan.

“Pemerintah Indonesia telah memposisikan perkebunan kelapa sawit sebagai bagian penting dalam komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Kami menyambut berita baik tersebut karena hal itu sejalan dengan semangat BPDPKS dalam menciptakan masa depan Indonesia dan dunia yang lebih baik,” ujar Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Eddy Abdurrahman, lewat rilis yang diterima Rabu (20/10/2021).

BACA JUGA: Hebat, BRIN Perkenalkan Satelit Mini di Expo 2020 Dubai

Selain itu, lanjutnya, BPDPKS juga akan memamerkan potensi perdagangan dan investasi perkebunan kelapa sawit melalui forum bisnis, produk hasil perkebunan kelapa sawit siap ekspor hingga seminar tentang program peningkatan kesejahteraan petani kelapa sawit.

Pada kesempatan tampil di Expo 2020 Dubai, BPDPKS juga menargetkan adanya kesempatan ekspor produk kelapa sawit dan turunannya ke negara lain khususnya di kawasan teluk (Gulf country).

Langkah awal untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan diadakannya partnership agreement antara PT Danu Arundaya Rajaswa Ulung dan House of Indonesia di Dubai yang akan memfasilitasi kegiatan marketing produk kelapa sawit dan turunannya.

BACA JUGA: Astra Dukung Paviliun Indonesia Pada Expo 2020 Dubai

Perjanjian ini juga merupakan langkah nyata BPDPKS dalam merespon Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (IUAE-CEPA) yang baru saja dilakukan di awal bulan lalu di Bogor, Jawa Barat.

Secara keseluruhan, pada periode Januari-Juli 2021, nilai ekspor minyak sawit mencapai 18,52 juta ton. Terdapat kenaikan nilai ekspor minyak sawit pada bulan Juli 2021 mencapai 2,74 juta ton, naik 716 ribu ton atau 35,3% dari bulan sebelumnya.

Kenaikan terbesar terjadi di produk ekspor olahan minyak sawit sebesar 548 ribu ton menjadi 2,11 juta ton dari yang sebelumnya 1,56 juta ton. Uni Eropa, India, China dan Pakistan masih menjadi tujuan utama ekspor produk kelapa sawit dan turunannya.

BACA JUGA: Kementerian LHK di Expo 2020 Dubai Bawa Potensi Bisnis Hasil Hutan Indonesia

Partisipasi Indonesia di Expo 2020 Dubai merupakan salah satu upaya pemerintah yang bersinergi dengan lembaga-lembaga dan pelaku industri dalam memamerkan keunggulan dan potensi yang dimiliki oleh Indonesia kepada dunia.

Terdapat serangkaian kegiatan dan program yang siap digelar selama 6 bulan ke depan sejak 1 Oktober 2021 untuk memperkenalkan beragam potensi di sektor perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Selanjutnya, Paviliun Indonesia menjanjikan akan banyak lagi program dengan tema mingguan yang berbeda untuk memikat perhatian para pengunjung Expo 2020 Dubai. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here