Innalillahi, Sesepuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon Wafat

294
KH. Abdul Hamid Anas (mengenakan batik) dengan almarhum almaghfurlah KH. Nahduddin Abbas. (Foto: Buntet Pesantren)

Cirebon, Muslim ObsessionInnalillahi wa innaa ilaihi roji’un. Umat Islam terutama komunitas pondok pesantren di Tanah Air berduka.

Sesepuh Pondok Buntet Pesantren KH Abdul Hamid Anas meninggal dunia di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (14/11) pukul 10.30 WIB.

“Innaalillaahi Wainnailaihi Rojiun, telah Wafat Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, KH. ABDUL HAMID ANAS. Mohon Ziyadah Do’a,” demikian kabar yang diterima Muslim Obsession.

Kiai Hamid atau juga akrab disapa kang Hamid, merupakan putra bungsu KH Anas Abdul Jamil, adik Kiai Abbas.

Sepeninggal putra bungsu Kiai Abbas, KH Nahduddin Royandi Abbas yang wafat pada 25 April 2018 lalu, Kiai Hamid memimpin pondok pesantren yang didirikan oleh Mbah Muqoyim tersebut.

Kiai Hamid ditetapkan sebagai sesepuh Pondok Buntet Pesantren pada Jumat (3/8/2018) berdasarkan hasil musyawarah dewan sesepuh pada pukul 14.00 WIB di Kantor Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren.

Adapun dewan sesepuh yang dimaksud adalah KH Ahmad Mursyidin, KH Hasanuddin Kriyani, KH Amiruddin Abkari, KH Jaelani Imam, dan KH Adib Rofiuddin Izza.

Mursyid Tarekat Syatariyah ini pernah menjadi Kepala Madrasah Ibtidaiyah Wathaniyah Nahdlatul Ulama (MIW NU) Buntet Pesantren dan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren.

Kiai Hamid pernah mondok di Pondok Pesantren Mranggen, Demak, Jawa Tengah. Semangatnya dalam mengaji tidak pernah padam. Meski dalam keadaan sakit, almarhum tetap mengajar santri-santrinya.

Semoga almarhum wafat dalam husnul khatimah serta mendapatkan rahmat dan maghfirah dari Allah ‘Azza wa Jalla. Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here