Innalillahi, KH. Basori Alwi Murtadlo Wafat

307
KH. Basori Alwi Murtadho.

Muslim Obsession – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Umat Islam di tanah air kembali berduka, KH. Basori Alwi Murtadho meninggal dunia pada Senin, 23 Maret 2020.

Pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Al-Quran atau PIQ Singosari, Malang, Jawa Timur menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 15:30 WIB, karena penyakit jantung koroner.

Rencananya, Almarhum KH Bashori Alwi akan dimakamkan di YPIQ Dengkol, Selasa (24/3/2020). Jenazah beliau akan berangkat dari PIQ pukul 11.00 WIB. Kemudian dilakukan salat jenazzah di masjid Hizbullah pukul 12.00 WIB.

Basori merupakan pakar Al-Quran karena memang beliau tiada henti mengajar Al-Quran dan mendakwahkannya.

Dahulu, beliau seorang qari’ (pelantun Al-Quran bil ghina) tingkat nasional, bahkan internasional. Beliau sudah malang-melintang di dunia tilawah.

Pada tahun 1965 bersama dua qari’ nasional lainnya, Ustaz Abdul Aziz Muslim dan almarhum Fuad Zain, beliau pernah diundang untuk membaca Al-Quran di 11 negara Asia Afrika. Mulai dari Arab Saudi, Pakistan, Irak, Iran, Siria, Lebanon, Mesir, Palestina, Aljazair dan Libya.

Lahir pada 15 April 1927 dari pasangan Kiai Alwi Murtadlo dan Nyai Riwati, sejak kecil beliau belajar Al-Quran pada ayahnya, Kiai Murtadlo.

Beliau salah satu pendiri Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadh Organisasi para qari’ dan penghafal Al-Quran dan menjadi salah satu pencetus ide Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat internasional pada Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) tahun 1964. Bahkan ia juga termasuk penggagas MTQ tingkat nasional.

Sepanjang hidupnya, dikabarkan jika beliau tidak pernah absen menjadi juri, baik pada MTQ dan STQ Nasional, maupun MTQ tingkat provinsi. Di samping itu, beliau dipercaya menjadi juri MTQ tingkat internasional di Brunei Darussalam 1985, Mesir 1998 dan Jakarta 2003.

Sesuai dengan namanya, PIQ mempunyai spesialisasi dan prioritas pengajaran Al-Qur’an. Hal ini erat kaitannya dengan sosok KHM Basori Alwi yang merupakan seorang intelektual Al-Quran dan juga pendiri Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz, suatu lembaga yang banyak melahirkan intelektual Al-Qur’an di Indonesia.

Selamat jalan, Kiai, Allahummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu… Aamiin. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here