Ini Tips Kesehatan Bagi Jamaah Haji

385
Jamaah haji minum air (Foto: Dakta.com)

Jakarta, Muslim Obsession – Ibadah Haji tahun 2018 ini diperkirakan masuk pada puncak musim panas. Oleh sebab itu jamaah Haji diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan dengan baik, karena cuaca panas di Arab Saudi sangat berbeda dengan cuaca di Indonesia.

Arab Saudi termasuk negara dengan kelembaban udara rendah atau daerah kering. Iklim demikian menyebabkan tubuh kehilangan cairan dengan cepat, terlebih lagi di musim panas.

Pada saat musim panas di Arab Saudi, terjadi penguapan cairan dari dalam tubuh yang sangat banyak. Hal ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan yang dikenal dengan dehidrasi. Adapun tanda tanda kekurangan cairan ini dapat dilihat dari urin yang berwarna coklat pekat seperti air teh.

Maka biasanya petugas kesehatan menyarankan, agar minum setiap hari sedikitnya lima hingga enam liter atau satu gelas setiap jam. Untuk mengatur pola minum ini jangan pernah menunggu sampai haus sebab tubuh sangat membutuhkan asupan cairan yang sangat banyak saat musim panas.

Kebanyakan jamaah Haji terkena dehidrasi saat berada di tanah suci, sebab mereka merasa butuh minum saat haus datang saja. Maka untuk mencegah hal tersebut, jamaah Haji harus menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air sesering mungkin, tentunya harus lebih sering dari yang biasa dilakukan di tanah air.

Air yang dapat diminum bisa dengan air zam-zam. Bila perlu air dapat dicampur dengan oralit atau minuman istonik dengan jumlah yang cukup. Jamaah Haji juga disarankan membawa oralit dan minum secara teratur setiap malam menjelang istirahat.

Banyak minum juga sangat baik untuk mencegah sakit tenggorokan dan batuk. Tenggorokan yang kering memudahkan terjadinya iritasi bahkan infeksi sehingga harus terus dibasahi dengan sering minum. Dehidrasi dapat menyebabkan heat exhaustion. Jika semakin parah akan mengakibatkan heat stroke atau sengatan panas.

Memang jamaah Haji harus tetap terhidrasi adalah faktor penting dalam kesehatan Haji. Maka sangat dianjurkan kepada setiap jemaah Haji tahun 2018 ini agar minum banyak air dan cairan dingin selama beribadah, terutama saat cuaca panas dan banyak berkeringat, untuk menghindari dehidrasi dan konstipasi.

Multivitamin juga sangat diperlukan jamaah untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima sehingga tidak mudah tertular dengan virus penyakit yang dibawa oleh jamaah Haji asal Negara lain ketika beribadah di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Dengan mengkonsumsi vitamin secara teratur juga bisa meningkatkan energi tubuh, karena ibadah Haji adalah ibadah yang memerlukan kondisi tubuh yang prima.

Minum lemon dan ditambahkan air untuk menambah rasa agar lebih menyegarkan. Lemon merupakan sumber vitamin C yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan penyerapan zat makanan. Dehidrasi juga dapat dialami oleh penderita diare dan konstipasi (sembelit).

Untuk menghindari dehidrasi, mereka yang mengalami sembelit untuk minum banyak air dan cairan dan makanan yang mengandung banyak air seperti jus apel, pisang, wortel serta menahan diri untuk meminum minuman stimulan seperti teh dan kopi. Bagi penderita diare agar terhindar dari dehidrasi dianjurkan untuk minum banyak air putih dan jus apel. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here