Ini Persyaratan Apabila Kertajati Jadi Bandara Haji

953
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Ahda Barori (Foto: Dirjen PHU)

Makkah, Muslim Obsession – Bandara Kertajati yang disebut-sebut bakal menjadi bandara untuk embarkasi haji, ternyata masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya adalah soal asrama haji.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Ahda Barori mengatakan, Bandara Kertajati harus memiliki asrama haji dahulu untuk siap menjadi embarkasi keberangkatan haji.

“Itu tergantung asramanya. Kalau asrama siap, ya siaplah. Kalau tidak ada asramanya terus bagaimana, kebijakan keberangkatannya di mana? Itu sebenarnya bisa, tetapi terlalu bertele-tele,” ucap Ahda, melalui siaran pers PHU, Selasa (4/9/2018).

Ahda mengatakan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sudah melakukan pertemuan untuk membahas Bandara Kertajati.

“Pak Menteri sudah melakukan pertemuan untuk bahas itu. Jadi, memang persyaratannya tidak semudah yang kita dengar. Bandaranya harus internasional ya, runway-nya harus siap 3.200 meter, asrama hajinya, ada Kantor Kesehatan Pelabuhannya, ada imigrasinya. Kalau saat ini tidak siap intinya,” ujarnya.

Meski demikian, Kementerian Agama optimistis bandara Kertajati dapat merampungkan pekerjaan rumahnya demi menjadi embarkasi haji.

“Tergantung satu dua tahun, inilah yang dikejar,” ucapnya.

Bandara Kertajati sendiri jika menjadi embarkasi haji akan meliputi Majalengka, Purwakarta, Cirebon, Indramayu, Subang, Kuningan, Karawang, Brebes, dan Tegal. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here