Ini Keutamaan Bergegas Menuju Masjid Saat Shalat Jumat

198
Masjid Nabawi Dipadati Jamaah Shalat Jumat (Foto: Suara Kutim)

Muslim Obsession – Bagi umat muslim laki-laki pasti sudah tahu jika mereka memiliki kewajiban khusus di Hari Jumat, yaitu shalat Jumat. Bagi kaum muslim laki-laki shalat Jumat hukumnya wajib.

Meskipun shalat Jumat diwajibkan bagi laki-laki, untuk wanita hukumnya disunnahkan tidak diwajibkan untuk mengikuti shalat Jumat. Bagi kaum perempuan yang tidak ikut dalam shalat Jumat, tetap melaksanakan shalat dzuhur seperti biasa.

Dalam shalat Jumat, banyak keutamaan yang bisa diambil, seperti yang dikatakan Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah salah satunya adalah bergegas menuju masjid dan tidak mengakhirkan atau terlambat, hal itu dilakukan agar jumlah jamaah memenuhi kriteria minimal 40 orang sebelum khutbah dimulai.

Imam al-Ghazali juga menjelaskan beberapa keutamaan yang akan dihadiahkan kepada orang yang datang terlebih dahulu atau bergegas datang ke masjid.

Dengan mengutip sebuah hadist, Imam Al-Ghazali menyebutkan bahwa orang yang pertama kali datang di masjid saat shalat Jumat, diibaratkan ia berkurban dengan unta, sedangkan yang datang selanjutnya ibarat berkurban dengan sapi, begitupun selanjutnya, orang yang datangnya terakhir, seperti ia berkurban dengan telur saja. Artinya, pahala yang didapatkan orang yang datang terlebih dahulu di masjid lebih besar dari pada orang yang datangnya terlambat.

Imam al-Ghazali juga mengutip sebuah kaul:

إن الناس في قربهم عند النظر إلى وجه الله تعالى على قدر بكورهم إلى الجمعة

“Sesungguhnya jarak dekatnya manusia saat melihat Allah nanti, tergantung dengan waktu datangnya ia saat shalat jumat.”

Hal ini bisa dimaknai bahwa orang yang lebih dahulu datang ke masjid, pada hari akhir nanti akan lebih dekat jaraknya saat melihat Allah Swt.

Saat sudah sampai di masjid, apa yang harus kita lakukan?

Menurut Al-Ghazali, yang harus kita lakukan adalah mencari saf yang pertama, tetapi jangan sampai melewati orang-orang yang sedang shalat, atau melangkahi orang lain.

Setelah itu, jangan duduk terlebih dahulu sebelum melakukan shalat tahiyyatul masjid sebanyak empat rakaat, dengan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak lima kali setelah al-Fatihah dalam setiap rakaat.

Salah satu keutamaannya, menurut Al-Ghazali, adalah orang tersebut tidak akan meninggal sampai ia melihat tempatnya di surga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here