Ini Kata Presiden Jokowi Soal Tuduhan Dirinya PKI

595
Jokowi
Presiden Jokowi menyampaikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat wakaf, di Masjid Al Imam, Majalengka, Jabar, Kamis (24/5) siang. (Foto: Humas Setkab/Jay)

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku, dalam suatu kunjungan ke sebuah pondok pesantren, dirinya pernah diinterogasi empat mata oleh kyai pengasuh pondok pesantren tersebut. Ia diinterogasi soal isu dirinya sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Beliau meminta klarifikasi, tabayun untuk yang berkaitan dengan tuduhan PKI itu, karena memang yang namanya politik itu kadang-kadang jahatnya seperti itu,” kata Presiden Jokowi saat penyerahan sertifikat hak atas tanah wakaf, di Masjid Agung Al Imam, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Presiden kemudian menjelaskan bahwa saat PKI dibubarkan di tahun 1965 dirinya masih berusia 3-4 tahun. Jadi, tidak mungkin ia menjadi anggota PKI. “Masa ada PKI balita? Logikanya enggak masuk tapi ada yang mempercayai,” ungkap Presiden, dikutip dari laman Setkab, Jumat (25/5/2018).

Tak hanya dirinya, Presiden mengaku tuduhan itu juga dialamatkan kepada orangtuanya. Padahal, menurutnya, sangat mudah sekali untuk mencari tahu silsilah keluarganya. Apalagi di Solo banyak sekali cabang ormas-ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Parmusi, dan lain-lain yang bisa dengan cepat dan mudah mencari tahu silsilah keluarganya.

“Tanya saja ke masjid dekat rumah orang tua saya, di dekat rumah saya, gampang sekali. Siapa kakek-nenek saya, siapa Ibu/Bapak saya gampang sekali mengecek, enggak ada yang bisa ditutupi sekarang ini,” tegas Presiden.

Presiden mengaku akan menjawab tuduhan yang dialamatkan kepadanya agar isu-isu tersebut tidak berkembang terus. Ia juga mengingatkan, agar masyarakat tidak mudah curiga dan berprasangka buruk.

“Kenapa yang tidak kita kembangkan yang husnul tafahum, yang penuh dengan rasa kecintaan terhadap saudara-saudara kita, berprasangka selalu positif, berprasangka selalu baik,” ujarnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here