Ini Alasan Aung San Suu Kyi Ditangkap Militer Myanmar

158

Myanmar, Muslim Obsession – Kudeta militer di Myanmar telah mengakibatkan penangkapan Aung San Suu Kyi, seorang tokoh terkemuka yang merahasiakan krisis Rohingya selama lebih dari dua tahun.

Kudeta militer di Myanmar semakin memicu keadaan darurat di negara itu selama satu tahun. Bersama Aung San Suu Kyi, para pemimpin NLD lainnya (Liga Nasional untuk Demokrasi) telah ditangkap dalam penggerebekan tersebut.

Baca Juga: Biarkan Pembunuhan Muslim, Penghargaan HAM Suu Kyi Dicabut!

Militer mengatakan penangkapan itu karena kecurangan pemilu yang menyerahkan kekuasaan penuh kepada Min Aung Hlaing, Panglima Militer. Saluran telepon pusat komersial Naypyitaw dan Yangon telah terputus, dan televisi nasional tidak mengudara selama berjam-jam sebelum proses parlemen dapat dilakukan.

“Tentara telah menguasai balai kota di Yangon, dan layanan telepon maupun internet telah ditangguhkan di daerah itu,” kata penduduk, dilansir The Islamic Information, Senin (1/2/2021).

Layanan pemantauan Internet NetBlocks mengkonfirmasi bahwa internet telah ditutup di area tersebut.

Berikut orang-orang yang ditangkap dalam kudeta militer di Myanmar meliputi; Aung San Suu Kyi, Win Myint, Presiden Myanmar, beberapa pemimpin NLD.

Berita ini dikonfirmasi oleh Myo Nyunt, Juru Bicara NLD kepada Reuters.

Penangkapan itu terjadi setelah ketegangan antara pemerintah sipil dan minilaris selama berhari-hari, usai pemilu yang dimenangkan oleh NLD pada November.

Siapakah Min Aung Hlaing?

Dia adalah Jenderal, panglima angkatan bersenjata. Dia bergabung dengan Defense Sevices pada tahun 1974 dan telah memerintah militer sejak 2011.

Min Aung Hlaing telah memperpanjang kekuasaan militer dalam politik. Dia memperpanjang masa jabatannya selama lima tahun pada Februari 2016.
Ia juga mendapat kecaman karena kasus pelecehan Rohingya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan Min Aung harus menghadapi dakwaan genosida setelah krisis Rohingya. Amerika Serikat bahkan telah melarang masuk Min Aung Hlaing. Facebook juga melarangnya karena Ujaran Kebencian.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here