Ingin Ubah Struktur Ekonomi, Kemenkop Jalin Kerja Sama dengan Muhammadiyah

280
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki.

Denpasar, Muslim Obsession — Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk salah satunya dengan Muhammadiyah, untuk menghadapi pergolakan perekonomian dunia yang sedang down.

Kerja sama ini diakui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki digagas sebagai upaya salah satu langkah perbaikan ekonomi Indonesia guna mengubah struktur ekonomi yang berkeadilan.

Ia menjelaskan, peta struktur ekonomi Indonesia saat ini masih didomimasi oleh pelaku usaha mikro dengan jumlah 63,5 juta unit, disusul usaha kecil 783.132 unit, usaha menengah 760.702 unit, serta usaha besar 5.550 unit.

“Kita memang perlu transformasi ekonomi supaya struktur ekonomi kita lebih adil, dimana ada pertumbuhan UMKM, dari mikro, menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar,” kata Teten, seperti dikutip dari Muhammadiyah, Selasa (26/11/2019).

Menurutnya perubahan struktur ekonomi perlu dilakukan agar pelaku usahanya terus bergerak maju, dan tidak hanya didomimasi oleh pemain itu-itu saja. Untuk melaukan ini, memang tidak mudah. Karena itu, butuh pendekatan kemitraan seperti yang akan dilakukan dengan Jaringan Saudagar Muhammadiyah.

Supaya terjadi perubahan terhadap struktur ekonomi, pemerintah melakukan berbagai cara di antaranya membuka akses pembiayaan bagi UMKM melalui kredit usaha rakyat (KUR), dan bantuan modal usaha dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir UMKM, maupun jaminan akses pasar bagi produk-produk UMKM.

Masduki menargetkan, pembangunan UMKM ke depan, harus punya daya saing yang bisa komplit dengan produk-produk impor.

“Karena itu maka pembangunan UMKM ke depan harus terintegrasi dengan Global Value Chain (GVC) supaya bahan bakunya standarisasi terhubung juga dengan pasar global,” pungkasnya. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here