Ingin Miliki Tubuh Langsing? Jangan Lakukan 4 Diet Ekstrim Ini

1247
Ilustrasi. Foto net.

Jakarta, Muslim Obsession – Sering kali para wanita melakukan diet untuk memperoleh tubuh yang langsing. Meski dinilai baik, namun sebaiknya jangan sampai salah langkah hingga menempuh berbagai diet ekstrim yang justru berisiko mengganggu kesehatan Anda.

Untuk menyingkirkan kelebihan lemak dalam tubuh, salah satu caranya memang dengan menjaga pola makan atau diet. Dikutip dari Alodokter, ada banyak jenis diet yang bisa dilakukan, namun jangan sembarangan memilih jenis diet.

Harus Anda ketahui, bahwa pola diet yang salah justru akan menyebabkan dampak buruk bagi kondisi kesehatan Anda.

Berikut ini beberapa diet ekstrim yang harus dihindari para pemburu tubuh langsing. Agar diet Anda aman dan tidak menyebabkan masalah kesehatan di kemudian hari, sebaiknya Anda menghindari beberapa jenis diet ekstrim di bawah ini:

Diet cacing pita

Sebaiknya jangan pernah lakukan diet model ini. Diet diet cacing pita tergolong ekstrim karena dilakukan dengan cara menelan telur cacing pita.

Lantas cacing pita tersebut dibiarkan menetas dan tumbuh dewasa hingga mengonsumsi makanan yang ada di dalam usus induk semangnya. Setelah berat badan menurun, cacing pita bisa dikeluarkan dengan obat cacing.

Diet ini sebaiknya dihindari karena telur cacing pita dapat berpindah ke berbagai bagian tubuh lain, hingga menyebabkan masalah yang dapat mengancam jiwa. Contohnya jika cacing pita masuk otak, Anda bisa mengalami sakit kepala, kebingungan, kejang, hingga kematian.

Diet sup kol

Para pelaku diet sup kol ini meyakini bahwa berat badan bisa turun sekitar 4,5 kg dengan makan sup kol untuk sarapan, makan siang, dan makan malam selama seminggu. Sup kol dimakan setiap hari dengan sayuran dan buah-buahan tertentu, 4-8 gelas air putih dan multivitamin.

Diet sup kol ini bisa saja membuat berat badan cepat turun, tetapi cara tersebut tidak sehat dan berbahaya. Tidak ada ahli kesehatan yang mendukung diet ekstrim ini. Jika Anda melakukannya, belum tentu berat badan Anda turun. Yang terjadi justru Anda akan merasa sangat kelaparan.

Diet 500 kalori

Diet 500 kalori ini juga termasuk diet ekstrim, karena hanya memperbolehkan penganutnya untuk mengonsumsi makanan sebanyak 500 kalori setiap hari. Jika Anda melakukan cara ini, berarti Anda harus mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

Diet ekstrim semacam ini biasanya ditujukan untuk mereka yang sangat gemuk dan tidak mampu untuk menurunkan berat badan setelah mencoba berbagai jenis diet. Namun, diet ekstrim ini memerlukan pengawasan medis karena berisiko menyebabkan tubuh kekurangan vitamin dan mineral.

Diet pembersih atau diet detoks lemon

Pelaku diet ekstrim jenis ini biasanya dilarang mengonsumsi makanan padat atau alkohol. Yang diperbolehkan hanya mengonsumsi tiga jenis minuman, yaitu air lemon, air garam, dan teh herbal laksatif.

Biasanya diet jenis ini dilakukan selama 10 hari. Tujuan dari diet lemon ini adalah untuk menurunkan berat badan, detoksifikasi sistem pencernaan, serta membuat tubuh lebih segar dan sehat.

Hal buruknya ketika Anda melakukan diet ekstrim ini membuat tubuh kekurangan banyak nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, protein, karbohidrat, lemak, dan serat. Diet ini juga berisiko menyebabkan pusing, sakit kepala, diare dan mual. Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan diet ini benar-benar mampu menghilangkan racun tubuh.

Mengurangi berat badan memang boleh dilakukan, terutama untuk membuat tubuh lebih bugar. Namun, jangan sampai keinginan tersebut membuat Anda mengabaikan kesehatan tubuh sendiri, misalnya dengan melakukan diet ekstrim.

Sebaiknya jika Anda ingin melakukan diet, terlebih dahulu sudah melalui saran dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan yang sesuai kondisi tubuh Anda.

Semoga tips ini bisa menjadi referensi bagi Anda, agar jangan salah dalam memilih diet. Jangan karena atas nama diet, Anda mengorbankan kesehatan tubuh Anda, hingga terjatuh sakit. (Way) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here