Indonesia-Tanzania Jalin Kerja Sama dalam Sektor Infrastruktur dan Tambang

205

Tanzania, Muslim Obsession – Indonesia dan Tanzania jalin kerja sama di sektor infrastruktur dan tambang. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangaan tiga MoU sekaligus.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Panjaitan melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Tanzania tanggal 16-17 Desember 2019.

Luhut mengatakan, ini merupakan pertama kalinya ia memimpin Satgas Infrastruktur RI ke Afrika, didampingi Dirjen Aspasaf Kementerian Luar Negeri, Dubes Desra Percaya, Dubes RI Dar Es Salaam, Prof. Ratlan Pardede, serta sejumlah Direksi PT WIKA, PT Timah dan Pertamina.

Kunjungan bertujuan dorong sejumlah kerja sama potensial antara Indonesia dan Tanzania di bidang infrastruktur, energi, mineral dan perdagangan khususnya sebagai tindak lanjut Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) bulan Agustus 2019 dan kunjungan Menteri BUMN RI dengan sejumlah Dirut BUMN pada September 2019.

“Indonesia ingin tingkatkan kerja sama dan berbagi pengalaman dengan Tanzania dalam meningkatkan value added industri bahan baku,” kata Luhut, seperti dikutip dari Kemlu, Rabu (12/18/2019).

Pada kunjungan, Menko Luhut bertemu dengan Menteri Negara urusan Investasi Tanzania, Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Menteri Pertambangan Tanzania. Dalam pertemuan dengan Menteri Negara urusan Investasi Tanzania, Hon. Angela Karuki, kedua Menteri mendorong kerja sama investasi yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah terhadap berbagai industri kedua negara.

“Saya mewakili Presiden Magufuli mengundang Indonesia untuk turut menjalin kerja sama di berbagai sektor potensial antara lain di sektor kelapa sawit, perikanan pariwisata, kelapa dan batu mulia di Tanzania,” jelas Menteri Kairuki.

Sementara itu, pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Menteri Pertambangan Tanzania membahas upaya percepatan realisasi kerja sama antara kedua negara di bidang infrastruktur dan pertambangan.

Kedua pihak telah mengidentifikasi sejumlah kerja sama potensial lainnya, yaitu perikanan, pertanian, tekstil dan pariwisata serta mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara kedua negara.

Selain itu, pemerintah Tanzania juga menawarkan kerja sama di bidang infrastruktur dan konektivitas, antara lain pembangunan jalan, perekeretaapian, perkapalan dan pelabuhan. BUMN Indonesia diharapkan dapat membagi pengalamannya dan berpartisipasi dalam pembangunan Tanzania menuju negara industri. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here