Indonesia Harus Berani Hentikan Aksi Brutal Israel Atas Palestina

366
Tentara Israel di Hebron Palestina
Tentara Israel menyerang sebuah sekolah di Palestina. (Foto: Anadolu)

Jakarta, Muslim Obsession –  Serangan brutal zionis Israel kepada masyarakat Gaza, Palestina, membuat berang umat Islam di seluruh dunia. Pasalnya, serangan biadab itu menyebabkan nyawa perempuan dan anak-anak melayang dan dilancarkan ketika masyarakat muslim Gaza tengah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengutuk tindakan biadab Israel di Gaza tersebut. Menurutnya, Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan (DK) PBB bersama negara Muslim dunia perlu langkah berani untuk menghentikan semua kekerasan, kebrutalan, kekejaman dan ketidakadilan di Palestina yang sudah berpuluh-puluh tahun dilakukan Israel.

“Indonesia mendukung gencatan senjata di Gaza. Namun, perlu diingat bumi Palestina belum sepenuhnya terbebas dari penjajahan zionis Israel, dimana mereka dapat setiap waktu dengan seenaknya membunuh dan membantai saudara kita muslim Palestina. Langkah nyata perlu segera dilakukan selagi Indonesia masih menduduki posisi penting di DK PBB,” tegas anggota Fraksi PKS DPR ini dalam keterangan tertulisnya yang diterima Muslim Obsession, Rabu (8/5/2019).

Situasi di zona perbatasan Gaza-Israel telah memanas sejak Maret 2018, tepatnya ketika warga Palestina menggelar aksi bertajuk Great March of Return alias Gerakan Pulang Akbar. Gencatan senjata yang disepakati antara Hamas dan Israel hanya menghentikan sementara kejahatan zionis.

Kharis menegaskan, Indonesia akan selalu bersama Palestina membela perjuangan rakyat Palestina hingga tidak ada lagi penjajahan di atas muka bumi.

“Buka blokade terhadap Gaza. Kekerasan yang terus dipertontonkan Israel terhadap orang-orang tak bersalah adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” tegas anggota DPR asal Solo, Jawa Tengah, yang dipastikan kembali mendapatkan amanah sebagai wakil rakyat periode lima tahun ke depan ini.

Karena itu, lanjutnya, Indonesia akan terus membela rakyat Palestina sesuai amanah konstitusi dan sudah termaktub dalam pembukaan UUD 1945, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

“Merdeka untuk Palestina!” pungkas Kharis. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here