Indonesia Bertanggung Jawab atas Keberlangsungan Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia

143

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyambut baik pelaksanaan pertemuan ke-4 The International Islamic Forum of Parliaments (IIFP) yang digelar di Jakarta.

Pada perhelatan kali ini Fraksi PKS DPR RI ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan IIFP 2020.

Mohamad Sohibul Iman mengatakan, dirinya dan segenap bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga IIFP 2020 karena forum ini dicetuskan pertama kali di Indonesia.

“Secara khusus kami menyambut baik agenda IIFP 2020 untuk mengukuhkan kerjasama antaranggota Parlemen Muslim yang tergabung dalam IIFP 2020. Kami memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga lembaga ini karena dulu dicetuskan di Indonesia,” ujar dia di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (13/2/2020).

Sohibul Iman mengatakan pentingnya keberlangsungan IIFP agar setiap anggota parlemen bisa memberikan kontribusi bagi perbaikan perpolitikan dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara delegasi.

Secara struktural, Presiden PKS juga memberikan dukungan sebesar-besarnya kepada Anggota FPKS untuk terlibat secara penuh di IIFP.

“Saya Presiden PKS tentu akan mendukung sebesar besarnya, seluas-luasnya kepada anggota kami di DPR untuk terlibat secara penuh dalam organisasi ini dan memberikan kontribusi sebesar besarnya,” papar Sohibul Iman.

Sohibul Iman juga mengucapkan selamat kepada pengurus IIFP yang akan menggelar rapat dan semoga menghasilkan hal positif bagi keberlangsungan organisasi,” ujar dia.

Wakil Ketua MPR RI Dr Hidayat Nur Wahid mengaku mendapatkan kehormatan dengan kunjungan delegasi The International Islamic Forum of Parliaments (IIFP).

Setelah berkunjung ke Pimpinan DPR yang diterima oleh Rahmat Gobel, delegasi kemudian diterima dan dijamu Pimpinan MPR oleh Hidayat Nur Wahid.

Hidayat ingin agar kerjasama antar anggota parlemen dunia terus terjalin untuk mengangkat isu-isu demokrasi dan kemanusiaan global.

“Delegasi menyampaikan agar terus demokratisasi dan pentingnya berjuang lewat parlemen untuk isu-isu kemanusiaan seperti Palestina, Rohingnya dan lainnya,” papar Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here