IMF Dukung Keuangan Islam

126

Muslim Obsession – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) akhirnya memasukkan keuangan Islam ke dalam penilaian sektor keuangan mulai 1 Januari 2019.

IMF menyebut keuangan Islam sebagai sektor yang sedang tumbuh. Di bawah proposal dewan eksekutif IMF, panduan yang dikeluarkan oleh Dewan Jasa bahwa keuangan Islam yang berbasis di Malaysia (IFSB), akan dimasukkan ke dalam penilaian IMF untuk mengatasi peraturan dan pengawasan bank-bank Islam.

Seperti dilansir situs Kashmir, Ahad (3/6/2018) keuangan Islam diproyeksikan akan tumbuh menjadi $ 3,2 triliun pada tahun 2020.

Menurut studi PricewaterhouseCoopers baru-baru ini, jumlah aset keuangan Islam sekitar $ 2 triliun pada tahun 2016, dan pada tahun 2017 dihitung menjadi $ 2,6 triliun. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Tak hanya itu, para ahli mengatakan bahwa pasar keuangan syariah mengalami pertumbuhan sekitar 15% pada tahun lalu.

Menurut John Lossifidis, CEO salah satu bank Islam, dukungan IMF terhadap sistem keuangan Islam adalah bukti pertumbuhan global keuangan Islam.

Maka, menurutnya untuk mendukung keputusannya mengesahkan prinsip keuangan Syariah, IMF telah merilis sebuah kertas kerja berjudul ‘Prinsip Inti untuk Peraturan Keuangan Islami dan Metodologi Penilaian’.

Salah satu isinya ialah pernyataan yang berbunyi, sektor keuangan Islam terus tumbuh dan berkembang dalam ukuran dan kompleksitas. Dengan perbankan Islam yang ditawarkan di lebih dari 60 negara, pertumbuhan keuangan Islami menghadirkan peluang penting untuk memperkuat inklusi keuangan, memperdalam pasar keuangan, dan memobilisasi pendanaan untuk pembangunan.

Menurut IMF, keuangan Islam bisa menawarkan mode keuangan baru dan menarik masyarakat yang tidak memiliki rekening bank dan belum berpartisipasi dalam sistem keuangan. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here