Imam Shamsi Ali Hadiri Pertemuan Militer dan Tokoh-Tokoh Agama di Amerika

106
Imam Shamsi Ali (Foto: Facebook/ Imam Shamsi Ali)

New York, Muslim Obsession – Imam Shamsi Ali menghadiri pertemuan antara petinggi militer US dan beberapa tokoh agama New York.

Acara diadakan di pusat militer Amerika (US Army Base) di Forth Hamilton New York, , Jumat (15/11/2019). Hadir dalam pertemuan itu Commander dari US Army di Hamilton Brooklyn.

Today had a great visit to Ft Hamilton US Army Base in Brooklyn. Thank you for your committed services to our nation and humanity….” tulis Imam Shamsi Ali melalui laman Facebook miliknya.

Menurut Presiden Nusantara Foundation tersebut, mereka adalah manusia yang juga punya hati, rasa dan kasih. Hanya kepentinganlah yang sering menjadikan mereka alat yang buas.

Diketahui, acara tersebut merupakan bagian dari peringatan Veteran Day atau Hari Pahlawan di AS. Acara ini sebenarnya telah menjadi sebuah rutinitas sejak perang Irak selesai. Saat itu terjadi friksi dan ketidak percayaan antara komunitas agama, Muslim khususnya, dan militer.

Dalam pertemuan tahunan itu selain sekedar mencairkan suasan, juga dibicarakan bagaimana menguatkan relasi antara Komunitas dan anggota militer (armed forces) Amerika Serikat.

Salah satunya adalah semakin dibuka peluang yang lebih luas kepada minoritas untuk menjadi bagian dari militer Amerika. Juga agar diberikan akses kepada para tokoh agama untuk menjadi pembina kerohaniaan di militer. Saya sendiri menjadikan Kepolisian NY sebagai percontohan.

Pada kesempatan itu pihak US Army berterima kasih kepada tokoh-tokoh agama atas dukungan moral dan doa untuk anggota militer Amerika.

“Sebaliknya kami juga berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian mereka untuk negara dan dunia. Tapi sekaligus berpesan bahwa nilai-nilai kemanusiaan adalah esensi yang harus dijunjung tinggi kapan dan di mana saja. Menghormati dan memuliakan sesama manusia adalah nilai mulia yang harus dijunjung dan dihormati dalam melakukan tugas, bahkan dalam keadaan apapun,” kata Imam Shamsi Ali.

Selain itu, dia sepakat untuk terus melanjutkan silaturrahim ini. Karena dengan saling memahami akan terbangun rasa percaya dan keharmonisan sosial. Dan itulah kebutuhan sebuah bangsa yang mendasar, sipil dan militer. (Vin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here