Ilmu, Teman, dan Lingkungan Menentukan Sikap

633

Assalamu’alaikum. Ustadz, ketika Aksi Bela Islam dilakukan sebagian besar umat Islam, justru ada kelompok yang antipati, nyinyir, dan bahkan mengolok-olok. Ironisnya, mereka itu juga sesama muslim. Bagaimana pendapat Ustadz? Wassalamu’alaikum.

Hamba Allah, Bekasi.

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Kelompok yang antipati itu awalnya mereka tidak peduli. Ini muncul karena beberapa hal. Pertama karena ketidaktahuan. Kedua, tidak adanya rangsangan atau sentuhan sehingga mereka menganggap itu biasa saja. Bahkan tidak berpengaruh kepada mereka.

Sementara di dalam agama kita, tentu saja sangat berpengaruh. Bagaimana ilmu mempengaruhi kita, bagaimana teman mempengaruhi kita, bagaimana lingkungan mempengaruhi kita.

Tiga hal ini, ilmu, teman, dan lingkungan sangat menentukan bagaimana kita bersikap. Bagaimana kita harus melakukan sesuatu. Itu sangat menentukan.

Jadi, ketika seseorang berada di lingkungan yang sensitifitas keberagamannya kurang, maka sensitifitasnya juga menjadi kurang. Semangat pembelaannya terhadap agama menjadi tidak ada.

Sebaliknya, ketika seseorang berada pada lingkungan yang dapat membuat dia bersemangat membela agama, maka insya Allah hal sekecil apapun akan menjadi perhatiannya. Kenapa? Karena hal itu bagian dari iman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wallahu A’lam bish Shawab.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here