Ijtima Ulama Jilid II, Ini Yang Akan Dibahas GNPF-Ulama

877
Yusuf Muhammad Martak (Foto: Edwin Budiarso)

Jakarta, Muslim Obsession – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) dan Tokoh Nasional akan kembali menggelar ijtima September mendatang. Acara tersebut akan membahas komitmen atau kontrak politik yang akan diajukan untuk Prabowo, sebagai calon presiden yang direkomendasikan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional pertama.

“InsyaAllah akan ada Ijtima Ulama dua, antara awal-awal hingga pertengahan September insyaAllah,” ujar Ketua GNPF-Ulama, Yusuf Muhammad Martak di Kantor MUI Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Yusuf Martak mengatakan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional jilid dua nantinya akan membahas kembali rekomendasi bidang politik, yang gagal diwujudkan. Seperti diketahui, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional lalu menelurkan rekomendasi bidang politik dengan mendukung Prabowo sebagai calon presiden, dan merekomendasikan Salim Segaf Al Jufrie atau Ustadz Abdul Somad sebagai pendampingnya. Pada akhirnya, Prabowo justru memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres.

“Ulama akan kembali merundingkan apa sikap yang nanti diambil umat,” ungkapnya.

“Kita hormati mekanisme para ulama dan tokoh nasional dalam ijtima yang kedua. Nanti di situlah dibahas semuanya untuk memutuskan bagaimana kelanjutan dari dukungan yang telah diberikan kepada Capres Prabowo,” tambahnya.

Ijtima kedua, lanjut Yusuf, nantinya juga akan membahas komitmen yang akan ditawarkan kepada Prabowo. “Kita akan sulit untuk memberikan dukungan tanpa orang yang kita dukung membuat suatu kesepakatan dengan para ulama dan tokoh nasional, karena itu kan menyangkut amanah para ulama dan ummat kita,” ungkapnya.

Yusuf pun memastikan ijtimak jilid dua nanti tidak akan memunculkan calon baru. Sebab, pendaftaran pasangan calon sudah ditutup, sehingga dapat dipastikan hanya ada dua paslon yang akan bersaing pada pilpres 2019 nantinya.

“Jadi kita membahas ulang dalam ijtima yang kedua, hasil ijtima yang pertama di mana capresnya adalah Prabowo, yang jelas, ijtima itu diadakan dengan semangat pergantian presiden di 2019” tukasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here