Ide Kreatif, “Cukur Gratis” Sedekah untuk Palu-Sigi-Donggala

602
Aksi Cukur Gratis, Bayar seikhlasnya untuk Palu-Donggala (Foto: ACT)

Palembang, Muslim Obsession – Ada beragam cara untuk turun tangan langsung memulihkan duka di Palu, Sigi hingga Donggala. Salah satu yang paling unik adalah dengan mengadakan acara potong rambut massal di pinggir jalan.

Hal yang awalnya nampak tak saling berhubungan ini nyatanya mampu memantik empati banyak orang. Pemicunya adalah sekelompok komunitas yang menamai diri mereka dengan Palembang HairArt Community (PHC).

Bermula dari ide-ide sederhana untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, ide unik ini pun muncul. Di ujung pekan pertama Oktober kemarin, lebih dari seratus orang melakukan potong rambut bersama di Sudirman Street Pedestrian, Palembang.

Aksi Cukur Gratis, Bayar seikhlasnya untuk Palu-Donggala ini pun menjadi bentuk solidaritas nyata, untuk saudara di Palu-Donggala yang terkena bencana. Hasil donasi yang terhimpun disalurkan sepenuhnya melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan.

Menghabiskan waktu akhir pekan di Sudirman Street Pedestrian, 30 orang barber man ikut turun tangan dalam aksi ini. Mereka berasal dari salon, barber shop dan pangkas rambut di kota Palembang. Cukur gratis yang dilaksanakan di malam Ahad pekan pertama Oktober ini adalah awal ajakan kepada masyarakat.

“Ini sebagai bentuk kontribusi nyata kami untuk membantu Palu-Sigi-Donggala. Kami memberikan keahlian kami agar masyarakat mau membantu untuk Palu dan Donggala,” ungkap Heri, ketua PHC melalui siaran pers ACT, Rabu (10/10/2018).

Heri juga menambahkan, sekecil apapun yang kita berikan sangat berharga untuk saudara yang terkena bencana.

Semula, peserta ditargetkan berjumlah 100 orang, namun ternyata justru yang datang jauh melebih jumlah tersebut. Bahkan barber man yang datang juga lebih dari yang direncanakan.

Selagi mencukur rambut dengan bayaran seikhlasnya untuk membantu Sulawesi Tengah, juga diselingi dengan bincang-bincang kemanusiaan, menghadirkan relawan ACT yang baru saja kembali dari tugasnya di Lombok.

“Ini gerakan kebaikan luar biasa, mereka memberikan apapun yang bisa mereka berikan. Kita akan terus membersamai komunitas-komunitas yang mau turun untuk misi-misi kemanusiaan,” ungkap Ardiansyah, Kepala Cabang ACT Sumsel.

Iqbal, salah satu peserta yang dicukur rambutnya dalam acara ini, merasa senang dengan apa yang dilakukan oleh komunitas PHC.

“Ini kegiatan positif nian, potong rambut cuma-cuma, bayarnyo dikasih untuk ke Palu pulo, rambut rapi, dapat pahalo,” ungkapnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here