ICF 2019 Perkuat Hubungan Diplomatik dan Kerja Sama Bilateral

282

Baku, Muslim Obsession – Pagelaran Indonesia Cultural Festival (ICF) 2019 sukses diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Azerbaijan. Acara dibuka sejak Selasa (10/9/2018) hingga Minggu (15/9/2018) di Heydar Aliyev dan Founten Square, Baku, Azerbaijan.

Acara yang dibuka langsung Menteri Budaya dan Pariwisata Abulfas Qarayev serta dihadiri Ketua BKSA Nurhayati Assegaf itu dimeriahkan dengan sejumlah penampilan seni budaya.

Dalam sambutannya Qarayev mengungkapkan
banyak terima kasih kepada sahabat Indonesia yang telah mensukseskan ICF 2019.

“Alhamdulillah pargelaran Indonesia Cultural Festival 2019 telah terlaksana dengan sukses dan hebat,” katanya.

Diakui juga oleh Qarayev, ICF 2019 membuat warga Azerbaijan mengetahui akan keberagaman suku, bahasa, budaya, serta keindahan alam Indonesia.

Senada dengan Qarayev, Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie mengatakan bahwa ICF menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dikenal di Azerbaijan.

“ICF ini adalah bukti kita ingin memajukan sektor budaya Indonesia, sektor ekonomi dan sektor hubungan diplomasi kita kepada Azerbaijan. Dengan banyak terlihat antusiasme warga Azerbaijan yang ikut memeriahkan acara ICF,” kata Husnan.

Acara ini dilanjutkan dengan seminar multikulturalisme dan pertemuan bisnis serta diakhiri dengan acara eksibisi dan performa seni Indonesia selama 3 hari di Fountai Square.

Khusus tahun ini, Festival Indonesia di Baku diramaikan oleh musisi dan seniman dari Indonesia, seperti Dekat, Tanayu, Sandya Barya Angklung IIP BUMN, Pencak Silat PSHT Reog, Studio Seni Indonesia dan Rumah Angklung.

Selan itu, festival ini juga menampilkan tim tari mahasiswa dari pusat studi Indonesia Azerbaijan University of Languages yang diasuh oleh KBRI. Mereka menampilkan tarian dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia.

Adapun produk-produk unggulan yang juga mewakili Indonesia di ICF 2019 di antaranya adalah batik, tenun, kopi, cokelat, serta produk kosmetik dan olahraga.

Atase Pertahanan RI untuk Azerbaijan, Iran, Turkmenistan, Uzbekistan, Iraq, Kirgiztan, dan Qatar, Kolonel Marinir Harwin Dicky Wijanarko, pun menyampaikan bahwa acara ini juga menjadi ajang kerja sama antardua negara yang tidak hanya dalam hal kebudayaan, tetapi juga dalam sektor pendidikan, pengembangan Bahasa Indonesia di kampus Azerbaijan, juga sektor ekonomi.

“Melalui ICF kita ingin memajukan sektor budaya Indonesia, sektor ekonomi dan sektor hubungan diplomasi kita kepada Azerbaijan.,” ungkap Harwin Dicky.

Festival ini didukung langsung oleh Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan RI, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI serta Pemerintah kota Malang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here