Ibu Hamil Merokok? Siap-siap Terkena Risiko Kematian Mendadak Bayi

105

Jakarta, Muslim Obsession – Ibu hamil yang merokok, siap-siap menerima risiko kematian bayi mendadak.

Sebuah penelitian bersama oleh Seattle Children’s Research Institute dan ilmuwan data Microsoft mengungkapkan risiko kematian bayi mendadak yang tak terduga (SUID) meningkat di setiap batang rokok yang dihisap selama kehamilan.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics itu menyatakan, menghisap satu batang rokok atau tidak lekas berhenti merokok sebelum kehamilan bisa memicu SUID.

Merokok selama kehamilan tidak sehat bagi janin bahkan walau satu batang.

Tatiana Anderson, peneliti doktoral di Children’s yang bekerja pada penelitian tersebut mengatakan, berapapun jumlah rokoknya, bahkan satu batang rokok per hari, dapat melipatgandakan risiko Anda.

Dikutip dari Chicago Tribune, Anderson dan anggota tim lainnya memperkirakan bahwa merokok selama kehamilan bertanggung jawab atas 800 dari total kematian SUID sekitar 3.700 di AS setiap tahun.

“Itu artinya, 22 persen dari semua kasus SUID dipicu karena rokok,” kata Anderson, belum lama ini.

Tim menganalisis kumpulan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang mencakup setiap bayi yang lahir di AS dari 2007 hingga 2011. Dalam rentang waktu itu, lebih dari 20 juta bayi lahir dan 19.127 meninggal karena SUID yang mencakup sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Studi ini menemukan risiko SUID berlipat ganda jika ibu hamil beralih dari tidak merokok menjadi hanya merokok satu batang rokok setiap hari selama kehamilan. Sedangkan bagi ibu hamil yang masih merokok sebanyak satu bungkus pe hari (20 batang rokok), risikonya tiga kali lipat dibandingkan dengan yang bukan perokok.

Anderson melanjutkan, peluang SUID berkurang ketika ibu hamil berhenti merokok atau merokok lebih sedikit.

“Wanita yang mengurangi kebiasaan merokok mereka pada trimester ketiga menunjukkan risiko penurunan 12 persen. Berhenti sama sekali pada trimester ketiga menurunkan risiko SUID sebesar 23 persen,” paparnya.

Masih dikatakan Anderson, jadi, seorang wanita yang merokok 20 batang per hari pada trimester pertama dan mengurangi menjadi 10 batang per hari pada trimester berikutnya memiliki risiko SUID yang sama berkurangnya dengan seorang wanita yang rata-rata mengonsumsi 13 batang rokok per hari di setiap trimester. (Way)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here