Hikmah Rahmani: Tugas Mulia

47

Oleh: Habib Abdul Rahman Al-Habsyi (Majelis Sahabat Iman Peduli/Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber)

Tugas manusia di muka bumi adalah untuk beribadah kepada Allah yang telah menciptakan mereka.

Ibadah artinya mengabdikan diri sepenuhnya kepada Allah, sehingga kita memasrahkan seluruh yang kita miliki, segala yang kita lakukan, dan apa pun yang terjadi pada kita hanya kepada-Nya semata.

Kita harus beribadah kepada Allah dengan dilandasi cinta dalam arti walaupun bukan karena.

Artinya kita beribadah kepada Allah bukan ‘karena’ kita telah diberi-Nya kenikmatan, dan berbagai anugerah, atau ‘karena’ kita takut akan adzab-Nya.

Tetapi kita harus beribadah kepada Allah ‘walaupun’ mungkin Allah akan menguji kita dengan kelaparan, kesulitan, dan musibah lainnya.

قال رسول الله صلی الله علیه و آله: أفضَلُ النّاسِ مَن عَشِقَ العِبادَةَ فَعانَقَها، و أحَبَّها بقَلبِهِ، و باشَرَها بِجَسَدِهِ، و تَفرَّغَ لَها، فَهُو لا يُبالي عَلى ما أصبَحَ مِنَ الدُّنيا: عَلى عُسرٍ أم عَلى يُسرٍ .(بحار الأنوار – ج ٦٧ – الصفحة ٢٥٣)

“Rasulullah bersabda, “Manusia yang paling utama adalah orang yang cinta pada ibadah, maka ia memeluknya, mencintainya sepenuh hati, melaksanakan dengan anggota tubuhnya, meninggalkan selainnya dan disaat bangun dari tidurnya, dia tidak peduli apakah dia akan menjalani harinya dengan kesusahan atau kemudahan”.

Selamat Menjalankan Ibadah Shaum.

Barokallah Fiikum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here