Hikmah Rahmani: Semua Karena Ridha-Nya

209

Oleh: Habib Abdul Rahman Al-Habsyi (Majelis Sahabat Iman)

Ridha adalah engkau berbuat sesuatu yang membuat Allah senang atau ridha, dan Allah meridhai apa yang engkau perbuat.

Ridha hamba kepada Allah berarti ia menerima dan tidak membenci apa yang menjadi ketetapan Allah.

Sedangkan ridha Allah kepada hamba berarti Dia melihat dan menyukai hamba-Nya yang menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Dalam kehidupan, Kita butuh banyak hati yang saling ridha sehingga Allah pun menghadirkan ridha-Nya. Maka, mulailah dengan mencintai sesama, jagalah perasaan manusia, penuhi hak orang lain, banyaklah berkorban untuk manusia, jalanilah hidup ini hanya semata- mata untuk kebaikan dan bernilai ibadah. Dengan demikian kita sedang menjemput ridha Allah.

Jika Allah menghadirkan Ridha-Nya,  maka berkah langit akan diturunkan dan berkah dari bumi akan dinaikkan.

Seandainya engkau menyadari betapa cepatnya engkau dilupakan setelah engkau meninggal dunia, maka pastilah engkau tidak akan mencari ridhanya manusia.

Ridha adalah muara kelezatan Iman. Rasulullah dalam sabdanya:

ذَاقَ طَعْمَ الإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالإِسْلامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلاً

“Akan merasakan kelezatan/manisnya iman, orang yang ridha kepada Allah sebagai Rabbnya (Tuhannya) dan Islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad sebagai rasulnya,” (HR. Muslim).

Selamat mencari ridha Allah di Bulan Penuh Berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here