Hikmah Rahmani: Menjemput Taubat

58

Oleh: Habib Abdul Rahman Al-Habsyi (Majelis Sahabat Iman Peduli/Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber)

Siapakah di antara kita yang belum pernah terjerumus dalam gelapnya dosa dan maksiat? Tentu di antara kita tidak akan terlepas dari dosa dan kesalahan, bagaimanapun tinggi kedudukannya.

Di sinilah terkadang manusia lalai dan terkalahkan oleh bisikan setan dan hawa nafsu. Allah sangat memahami posisi manusia. DIA selalu memberi kesempatan kepada para pendosa untuk kembali.

Mengapa?

Agar manusia tidak terjebak dalam jurang keputus-asaan. Karena putus asa dari rahmat Allah adalah wujud kedurhakaan terbesar.

عن أبي موسى عن النبي صلى الله عليه وسلم، قال: ((إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا) – صحيح مسلم (4/ 2113)

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala membentangkan tangan-Nya pada waktu malam untuk menerima taubat orang yang berdosa pada waktu siang dan Dia membentangkan tangan-Nya pada waktu siang untuk menerima taubat orang yang berdosa pada waktu malam hingga matahari terbit dari tempat terbenamnya,” (HR.Muslim IV/ 2113 no. 2759).

Mari terus menjemput taubat…!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here