Hikmah Rahmani: “Mana Waktumu?”

392

Oleh: Habib Abdul Rahman Al Habsyi (Majelis Sahabat Iman)

Waktu akan sangat berguna bagi kehidupan manusia, apapun bentuknya dan bagaimanapun kondisi yang sedang dihadapi manusia, entah kemudahan atau kesulitan.

Apakah ketika berada di tengah hutan atau ketika berada di tengah keramaian kota.

Simaklah perumpamaan berikut ini mengenai waktu.

Jika digunakan untuk membaca akan menjadi sumber kebijaksanaan. Jika digunakan untuk berfikir akan menjadi kekuatan.

Jika digunakan untuk berdoa akan menjadi keberkahan dan rahmat. Jika digunakan untuk bekerja akan menjadi keberhasilan. Jika digunakan untuk beramal shalih akan mengantarkan menuju ke dalam Al Jannah (Surga).

Sebaliknya jika digunakan untuk maksiat akan menghantarkan pada kerugian dan penyesalan.

Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Al-Fawaid berkata,

اِضَاعَةُ الوَقْتِ اَشَدُّ مِنَ الموْتِ لِاَنَّ اِضَاعَةَ الوَقْتِ تَقْطَعُكَ عَنِ اللهِ وَالدَّارِ الآخِرَةِ وَالموْتِ يَقْطَعُكَ عَنِ الدُّنْيَا وَاَهْلِهَا

“Menyia-nyiakan waktu itu lebih parah dari kematian. Karena menyia-nyiakan waktu memutuskanmu dari (mengingat) Allah dan negeri akhirat. Sedangkan kematian hanya memutuskanmu dari dunia dan penghuninya.”

Waktu dalam Ramadhan bernilai Premium, dengan pahala berkelas Platinum.

Dakwah from Home…

Barokallah fiikum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here