Hikmah Nuzulul Quran: Al-Quran Pembeda Baik dan Buruk

238

Palu, Muslim Obsession — Ketua Majelis Ulama (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, Prof Zainal Abidin mengemukakan, diturunkannya Al-Quran merupakan anugerah bagi umat manusia sebagai rujukan untuk membedakan yang baik dan buruk.

“Al-Quran di turunkan dengan tujuan, salah satunya sebagai petunjuk kepada manusia khususnya umat Islam untuk mengetahui yang baik dan buruk,” ucap Prof Zainal Abidin, melalui siaran pers MUI, Selasa (21/2/2019).

Pernyataan Zainal mengutip firman Allah Swt. dalam surat Al-Baqarah ayat 185 berbunyi ”Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)”.

Guru besar pemikiran Islam Modern IAIN Palu ini menyebut Al-Quran tidak diturunkan tanpa maksud dan tujuan. Bahkan, kata dia, Al-Quran tidak diturunkan dalam ruang kosong atau hampa. Melainkan ada suatu kondisi dan situasi tertentu sehingga Al-Quran di turunkan.

Dewan Pakar Pengurus Besar Alkhairaat itu menyatakan, beberapa ayat dalam Al-Quran yang menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi.

Dengan demikian, kata rektor pertama IAIN Palu ini, dibutuhkan pemahaman yang mendalam terkait memahami Al-Quran.

“Sehingga penafsiran dan pemahaman Al-Quran harus juga kontekstual dengan kondisi budaya dan masyarakat saat ini,” sebutnya.

Dia menegaskan, pemahaman yang dinamis sangat dibutuhkan dalam memahami teks Al-Quran. Memahami Al-Quran tidak boleh dengan pemahaman yang statis. Akan tetapi, pemahaman itu tidak harus meninggalkan konteks sejarah Al-Quran diturunkan.

“Olehnya pemahaman terhadap Al-Quran itu harus dinamis dan tidak boleh statis tetapi tidak melepas sama sekali konteks kesejarahan turunnya Al-Quran,” katanya.

Dengan demikian, beberapa ayat atau redaksi dalam Al-Quran bersifat umum, yang dapat memunculkan banyak penafsiran dan pendapat.

Akan tetapi, banyaknya penafsiran dan pendapat terhadap redaksi yang bersifat umum dalam Al-Quran berdampak terhadap ilmu pengetahuan dan peradaban.

Sekaligus, kata dia, mengajarkan manusia untuk tidak ngotot dan bertahan pada suatu pendapat, serta meyakini bahwa pendapat yang dipertahankan paling benar, lalu menyalahkan yang lain.

Dia menambahkan bahwa Al-Quran diturunkan pada malam kemuliaan, yang jauh lebih baik dari seribu bulan. Pernyataan ini mengutip Firman Allah dalam surat Al-Qadr ayat 1 dan 3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here