Hatim Al-Asham, Ulama yang Dijuluki Si Tuli

3053
Ilustrasi Ulama

Muslim Obsession – Hatim Al-Asham, mahaguru dan penasihat tulus dari abad ketiga Hijriah itu punya kisah tentang mengapa beliau digelari Al-Asham yang berarti si tuli.

Suatu hari, seorang wanita paruh baya datang ke majelisnya untuk menanyakan suatu masalah. Tidak sengaja, wanita ini kentut dengan suara terdengar keras. Wajahnya memerah dan menunduk dalam-dalam karena malu.

Sambil menahan-nahan malu, ia tetap memberanikan diri bertanya. Kemudian, Imam Hatim berseru keras padanya, “Apa yang kau katakan barusan? Aku tidak mendengarnya. Coba ulangi dan keraskan suaramu ya!”

Mendengar ini, sang wanita merasa lega, karena mengira Hatim tuli sehingga beliau tidak mendengar suara kentutnya tadi.

Kalimat “Coba keraskan suaramu!” menjadi kebiasaan Imam Hatim selama 15 tahun ke depan. Ya, beliau menunggu sampai wanita penanya itu wafat. Barulah setelah itu, ia kembali menunjukkan pendengaran beliau sebenarnya normal dan baik-baik saja.

Ternyata, selama ini beliau hanya pura-pura tuli untuk menutup aib dan menjaga perasaan wanita itu. Tapi, terlanjur sudah, beliau digelari Al-Asham atau si tuli dan beliau ridha atas panggilan itu.

Kisah yang ditulis Salim A Fillah dalam Bukunya Sunnah Sedirham Surga ini, ditutup dengan pertanyaan. Akhlak ulama selalu membuat diri ini bertanya, “Di manakah kita?” (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here