Hati-Hati! Konsumsi Pil dan Teh Penurun Berat Badan Beresiko Kematian

389
diet

Muslim Obsession – Pil atau penurun berat badan menimbulkan bahaya bagi pembeli daring atau online. Menurunkan berat badan sulit bagi sebagian orang, tetapi mereka yang menginginkan jalan pintas dengan beberapa pil diet dan teh herbal, mungkin sedang bermain-main dengan hidup mereka.

Obesitas meningkat di setiap bagian dunia. Pil diet dan teh yang mengklaim menawarkan penurunan berat badan yang cepat, telah menyebabkan kematian ribuan orang. Namun sayangnya keduanya masih bebas dijual secara online.

Dipasarkan dengan nama berbeda, pil dan teh ini mengklaim memberi pelanggan mereka bentuk tubuh yang ideal dan mencapai bobot yang telah mereka impikan selama bertahun-tahun.

Para ahli mengklaim bahwa jumlah orang yang kehilangan nyawa mereka karena produk-produk teduh ini meningkat dan setengah dari pil diet dan teh di pasaran adalah palsu. Berbicara kepada Daily Sabah, Kamis (22/8/2019) ahli diet Huma Karabulut mengatakan bahwa produk dimana produsen dan bahannya tidak diketahui dapat menimbulkan risiko besar bagi pelanggan mereka.

“Mereka bukan obat, tetapi pil kematian,” tegas Karabulut.

Polisi juga menemukan bahwa pil diet yang diiklankan secara online dengan menampilkan selebriti memiliki bahan kimia yang mematikan di dalamnya.

Menurut Karabulut, seseorang hanya bisa menurunkan berat badan dengan diet yang tepat dan seimbang. “Tidak ada jalan pintas untuk itu,” tambah Karabulut.

Selain itu, bahaya yang tak terlihat Pil diet dan teh palsu sebagian besar dijual online tanpa persetujuan dari Departemen Kesehatan. Produk-produk ini mempromosikan diri mereka sendiri dengan foto-foto palsu selebriti atau dengan selebriti itu sendiri.

Bagian paling berbahaya dari produk ini adalah bahan-bahannya yang tidak jelas pada kemasannya. Sebagian besar bahan dari produk ini ditemukan ketika dianalisis di laboratorium. Misalnya, pil diet populer yang dijual online menampilkan bahan yang disebut “subitramin,” yang merupakan zat yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Zat ini membuat penggunanya kehilangan nafsu makan tetapi mempercepat kerja jantung. Meskipun pengguna berpikir pil tersebut bekerja, mereka secara tidak sadar merusak jantung dan ginjal mereka.

“Saya melihat seorang wanita yang baru saja melahirkan dan dia mempromosikan teh diet yang mematikan. Ini di luar dugaan. Produk-produk ini, bahkan teh herbal biasa, tidak dapat dikonsumsi saat memberi makan bayi yang baru lahir,” kata Karabulut.

Metode yang mematikan

Sebagai ahli diet, Karabulut melihat banyak pasien yang menggunakan pil dan teh jenis ini sebelum datang kepadanya untuk meminta nasihat.

“Orang menganggap ahli diet sebagai pilihan terakhir. Orang dengan masalah berat badan bermain dengan api untuk menurunkan berat badan,” imbuh Karabulut.

Sekarang, ada bahaya baru di pasar. Orang yang kelebihan berat badan mulai menggunakan suntikan. Suntikan ini biasanya digunakan untuk penderita diabetes dan orang gemuk tetapi sekarang bahkan orang yang sedikit kelebihan berat badan sudah mulai menggunakannya.

Suntikan ini dilakukan dua kali seminggu tetapi mereka merusak tubuh dan organ dalam yang tak dapat ditawar lagi,” ujar Karabulut.

Harapan kosong

Apoteker Nurten Saydan mengklaim bahwa 50% pil diet dan teh yang dijual online adalah palsu.

“Pil dan teh palsu ilegal ini menyebabkan efek samping yang tak terduga dan meracuni orang yang menggunakannya. Sebagian besar produk ini tidak mendapatkan persetujuan dari Departemen Kesehatan dan dijual tanpa pengawasan seorang apoteker. Jika orang ingin menggunakan suplemen untuk membantu mereka menurunkan berat badan, mereka harus berkonsultasi dengan dokter dan membeli produk ini di apotek,” kata Saydan. (Vina)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here