Hasil Penelitian: Depresi Dapat Mempercepat Penuaan Otak

513
Depresi (Ilustrasi)

Muslim Obsession Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa depresi dapat mempercepat penuaan otak, yang menyebabkan penurunan fungsi memori dan perkembangan Alzheimer.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet Psychiatry musim semi ini menemukan bahwa masa depresi dan kecemasan yang dialami pada awal dan pertengahan masa dewasa terkait dengan kehilangan memori pada usia 50 tahun.

Studi ini menganalisis data dari National Child Development Study di Inggris yang melibatkan lebih dari 18.000 orang dari lahir sampai usia 50 tahun.

“Kami menemukan bahwa semakin banyak episode depresi yang dialami orang-orang di masa dewasa, semakin tinggi risiko gangguan kognitif yang mereka miliki di kemudian hari,” kata Dr. Darya Gaysina, seorang dosen senior bidang psikologi di University of Sussex, sebagaimana dilansir Daily Sabah, Rabu (29/5/2019).

Para peneliti mengatakan bahwa sementara satu episode depresi atau kecemasan memiliki efek yang dapat diabaikan pada memori, dua atau tiga episode antara usia 20 dan 49 tahun meramalkan penurunan fungsi memori yang stabil.

“Temuan ini menyoroti pentingnya manajemen depresi yang efektif untuk mencegah perkembangan masalah kesehatan mental berulang dengan hasil negatif jangka panjang,” tegas Gaysina.

Pada bulan Februari, para peneliti di Universitas Yale menemukan menggunakan teknik pemindaian otak baru bahwa jumlah koneksi di otak, atau kepadatan sinaptik, mulai menipis 10 tahun sebelumnya pada mereka yang mengalami depresi pada usia 40 dan bukan 50.

Kerusakan ini dapat menyebabkan awal demensia dan Alzheimer. Menurut penulis utama Dr. Irina Esterlis, temuan ini dapat membantu menjelaskan mengapa wanita, yang menderita depresi pada tingkat yang lebih tinggi daripada pria, memiliki tiga kali risiko terkena penyakit Alzheimer. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here