Hari Kesembilan Fase Pemulangan, Jamaah Puas dengan Layanan Haji

633
Jamaah kloter SOC-027 hendak berangkat meninggalkan hotel menuju Bandara Jeddah, Selasa (4/9/2018) (Foto: Kemenag)

Makkah, Muslim Obsession — Memasuki hari kesembilan fase pemulangan, sebanyak 139 kloter atau 56.293 jamaah telah diterbangkan pulang ke Indonesia. Rinciannya, 71 kloter atau 27.329 jamaah menggunakan Garuda Indonesia dan 68 kloter atau 28.964 jamaah menggunakan Saudi Arabia Airlines. Demikian data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per Selasa (4/9/2018) pukul 19.00 WAS.

Sementara itu, banyak jamaah yang menyatakan kepuasan atas layanan yang diberikan pemerintah selama di Tanah Suci.

“Alhamdulillah saya sangat senang dengan layanan pemerintah dari awal hingga akhir,” kata Emi Masruroh, jamaah Kloter SOC-027, Selasa (4/9/2018) di Hotel Ummul Qura, Mahbas Jin, Makkah.

Kepada tim Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Makkah, Emi bercerita ia sangat menikmati layanan transportasi, akomodasi dan katering serta tempat tinggal. “Sejak di Madinah, Makkah dan Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) bagi saya layanan yang diberikan luar biasa bagusnya,” imbuh Emi, sebagaimana dirilis Kemenag, Rabu (5/9/2018).

“Pemerintah membuktikan komitmen layanan dan janjinya kepada kami seluruh jemaah haji Indonesia,” sambung istri Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih itu.

Hal senada diungkapkan jemaah lain, Abdul Mustaqim, yang menilai layanan yang diterima jemaah nyaman dan bagus. “Layanan ibadah haji tahun ini bagi kami telah memuaskan,” ungkapnya. “Transportasi nyaman, busnya juga bagus,” tambah dosen Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga itu.

Namun, ia juga meminta kepada pemerintah agar mengganti sistem blocking time dengan full musim bagi hotel di Madinah.

“Agar jamaah lebih nyaman dan begitu sampai bisa langsung masuk kamar,” sarannya. Di samping itu, secara tulus ia juga mendoakan agar upaya yang dilakukan seluruh petugas bernilai ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah Swt.

Sementara jamaah lainnya, pasangan suami istri Cahyo Widodo dan Tri Suprihatin, sepakat bahwa layanan sudah bagus.

“Apalagi layanan kesehatan, kami mudah mendapatkan obat,” ungkap keduanya sumringah. Keduanya pun mengaku sangat senang dengan layanan yang diberikan selama di Tanah Suci.

Ketua kloter SOC-027, Ahmad Ripa’i, menjelaskan jamaahnya berjumlah 360 orang. “Alhamdulillah saat ini jumlah jamaah lengkap, semoga sampai di Indonesia juga tetap lengkap dan selamat,” ujarnya.

Menurut Ripa’i, sewaktu pemberangkatan dulu kloternya mengadakan mujahadah agar mendapat kelancaran dan keselamatan. “Alhamdulillah seluruh jamaah di kloter tetap kompak, kuncinya ada di komunikasi yakni musyawarah dan dialog,” pungkasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here