Hanya Setetes Air, Jangan Terlena

86

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Hidup di Dunia Fana yang akan punah ini, sebentar sekali, dan tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan kehidupan akhirat yang sedang kita tuju sekarang ini.

Rasulullah ﷺ bersumpah, “Demi Allah, sungguh dunia ini jika dibandingkan dengan akhirat, tidak ada apa-apanya; seolah seperti orang yang mencelupkan salah satu jari tangannya ke lautan luas, lalu ditarik. Coba lihat, berapa air yang ada dijari yang ikut terbawa (dibanding dengan banyaknya air laut),” (Hadis Sahih Riwayat Al-Imam Muslim).

Demikian inti dari hadits di bawah ini;

 قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: والله ما الدنيا فى الاخرة الا مثل ما يجعل احدكم اصبعه هذه فى اليم، فلينظر بم يرجع (رواه الامام مسلم)

BACA JUGA: Karena Dahsyatnya, Boleh Dengki di Dua Hal Ini

TRUE STORY

Saat Rasulullah ﷺ baru saja bangun tidur, para sahabat melihat ada bekas bekas tikar di pipi beliau. Lalu salah seorang sahabat bertanya:

“Yaa Rasulallah, bagaimana kalau kami buatkan untukmu kasur yang empuk, agar Anda bisa tidur nyenyak dan tidak lagi tidur di atas tikar kasar?”

Rasulullah ﷺ menjawab:

مالى وللدنيا الا انا كراكب استظل تحت شجرة ثم راح وتركها

“Sahabatku, tidak perlu. Bagiku dunia ini tidak ada apa-apanya dibanding akhirat. Di Dunia, Aku bagaikan seorang pengembara yang terus berjalan, lalu berhenti di bawah pohon rindang untuk berteduh sejenak dari terik, lalu akan pergi meninggalkan pohon itu,” (Hadis Sahih).

BACA JUGA: Kebaikan yang Kau Dapatkan dari Musuhmu Lebih Banyak Dibandingkan Kebaikan dari Temanmu

POINTERS

1. Di dunia yang kita anggap gemerlap indah ini, hanya sebentar saja. Kita saat ini sedang menuju akhirat yang kekal abadi.

2. Perbanyaklah bekal untuk akhirat. Jangan silau dengan dunia yang seolah memberikan kesejukan ini. Waktupun terus berjalan, dan jatah umurpun tiap detik kita kuras dan segera akan berakhir.

3. Usahakan, sesibuk apapun jangan pernah tinggalkan shalat, sedekah, dan menolong orang. Dan ini semua, bisa ala biasa. Mari biasakan.

Semoga Allah SWT, senantiasa menganugerahkan kita kemampuan untuk selalu melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

Husnul Khaatimah dambaan kita. Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here