Haedar Nashir: Yang Tak Percaya Covid-19, Harus Diperiksa Kejiwaannya

324
Haedar Nashir (Foto: Muhammadiyah)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang tak percaya dengan adanya Covid-19. Orang semacam itu, mestinya harus diperiksa kejiwaanya.

“Pihak yang mengingkari pandemi Covid-19 harus diperiksa irfaninya/jiwanya. Sebab akibat tindakan mereka berpotensi memperkeruh situasi bencana kesehatan yang taruhannya adalah nyawa,” kata Haedar dalam keterangan resminya, Rabu (4/8/2021).

Haedar menegaskan bahwa Virus Corona sulit dibantah atau diingkari oleh siapa pun. Terlebih, hal itu sudah dibuktikan dengan data-data kualitatif dan kuantitatif yang ada selama ini.

Karena itu, ia berharap seseorang pada masa pandemi Covid-19 tak menjadi jahat secara moral dan etik dengan mengingkari pandemi dan usaha vaksinasi.

Ia juga menegaskan tindakan antisipatif seperti taat protokol kesehatan semata-mata wajib dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, bukan sikap paranoid atau takut berlebih.

“Apakah kita berada di situasi paranoid? Justru yang bilang paranoid itulah yang harus kita pertanyakan. Jangan-jangan orang ini yang mengidap itu (paranoid),” kata dia.

Selain itu, Haedar juga mengingatkan masyarakat tetap waspada meski berada di zona hijau atau kuning Covid-19.

“Tidak mungkin berbahagia berlebihan di saat sebagian besar saudara mengalami dan dalam situasi musibah,” tandas dia.

Diketahui, sejumlah kasus Covid-19 atau bahkan klasternya muncul akibat tertulari orang yang tak percaya penyakit tersebut, seperti yang sempat terjadi di Yogyakarta, beberapa waktu lalu. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here