Hadapi Persoalan Bangsa, Ini Saran Ketum PP Muhammadiyah

51
Haedar Nashir
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Surakarta, Muslim Obsession – Masalah radikalisme, terorisme, intoleransi merupakan bentuk ancaman terhadap Negara Indonesia, untuk mencegah hal tersebut PP Muhammadiyah menyarankan agar dilakukan dialog antara sesama komponen bangsa atas persoalan negara dan rakyat.

“Ketika masalah radikalisme, terorisme, kekerasan, intoleransi dan masalah lain menjadi agenda krusial di tubuh bangsa maka kembangkan dialog pemikiran yang cerdas, bijaksana dan menempuh jalan musyawarah untuk pemecahan,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, di Pura Mangkunegaran Surakarta, Ahad (18/11/2018).

Sebagai upaya menyelesaikan masalah-masalah itu, kata dia, tidak dapat dilakukan secara parsial. Dia kembali menekankan pentingnya dialog.

Apabila masalah radikalisme, terorisme, intoleransi dan segala bentuk ancaman ke-Indonesiaan dipandang sebagai agenda serius, maka seyogyanya disandra secara objektif agar tidak bersifat parsial, tendensius dan gagal paham.

Selain itu, dia meminta agar tidak menjadikan permasalahan tersebut sebagai proyek dan komoditas. Meskipun, dia menilai, ada sekelompok orang yang apatis karena tidak senang pada sesuatu membuat masalah dan merusak sendi kehidupan bangsa dan negara

“Jangan jadikan masalah tersebut sebagai proyek dan komoditi, karena akan kehilangan objektivitas dalam menyusun format pemikiran dan strategi penyelesaian masalah secara sistemik dan menyeluruh,” tukasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here