Habiskan Rp30 Miliar, Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Segera Dibongkar

67

Jakarta, Muslim Obsession – Jalur sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta bakal segera dibongkar setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyetujui usulan pembongkaran jalur tersebut.

Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi Hukum DPR yang digelar pada Rabu, 16 Juni 2021.

“Kami setuju untuk masalah jalur permanen akan dibongkar saja. Ini untuk menyelesaikan polemik bersepeda di Ibu Kota,” kata Listyo Sigit, dikutip dari laman NTMCPolri.info hari ini, Kamis (17/6/2021).

Kapolri Sigit menerangkan bahwa Polri akan melakukan studi banding ke beberapa negara lain untuk mempelajari aturan mengenai jalur sepeda. Polri juga akan menggelar rapat bersama perihal aturan jalur sepeda.

Rapat Koordinasi tadi, dia meneruskan, nantinya membahas mengenai jam penggunaan sepeda dan kawasan jalur sepeda.

“Kami akan koordinasikan dengan Menteri Perhubungan dan Pemprov DKI. Mudah-mudahan bisa dilakukan,” ujar Kapolri Sigit.

Jalur sepeda Sudirman-Thamrin memang akan dibongkar, namun Polri memastikan bahwa jalur sepeda akan tetap ada. Polri juga pernah menyatakan akan diadakan pembatasan waktu bersepeda agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Jauh sebelum polemik jalur sepeda Sudirman-Thamrin, di awal pembangunannya pada Februari 2021 lalu menghabiskan dana sekitar Rp 30 miliar tapi bukan dari APBD DKI Jakarta melainkan dari pihak ketiga.

Pembangunan jalur sepeda permanen tersebut menghabiskan waktu sekitar dua bulan dengan panjang sekitar 11,2 kilometer.

“Anggarannya sekitar Rp 30-an miliar. Dari kompensasi pihak ketiga,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021) lalu.

Awal mula pembangunan jalur sepeda permanen, karena adanya temuan sejumlah sepeda motor yang masih melintas di jalur sepeda Sudirman.

Saat itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta berkomitmen akan memberikan edukasi bagi seluruh pengendara untuk menggunakan lajur yang sudah diperuntukkan bagi masing-masing jenis kendaraan.

Di akhir, dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan ruang pada setiap pengguna jalan untuk saling berbagi. “Pada prinsipnya Jakarta menyediakan ruang lalu lintas untuk jalan berbagi,” katanya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here