Habibie: Jika Bisa Memilih, Saya Akan Pilih Ilmu Agama

3978
BJ. Habibie.
BJ. Habibie.

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Republik Indonesia (RI) ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ. Habibie) semasa masih hidup, pernah mengatakan bahwa jika bisa memilih antara ilmu teknologi dengan ilmu agama, ia akan memilih ilmu agama.

Pernyataan tersebut ia kemukakan saat acara dialog umum dengan tema “Indonesia Pasca Reformasi dan Peran Lulusan Azhar” di Mesir 6 Juni 2011 silam.

“Jika Allah memanggilku dan bertanya padaku, wahai Habibie pilihlah salah satu dari pilihan ini. Mana yang kau pilih antara Ilmu pengetahuan dan tekhnologi (iptek) atau iman dan takwa (Imtak). Maka dengan seketika saya menjawab Imtak, namun ternyata Allah memberikan dua keistimewaan itu pada saya,” kata Habibie saat itu, seperti dikutip dari Kompasiana, Rabu (11/9/2019).

Habibie meninggalkan pesan yang sangat mendalam mengenai salah satu pernyataannya ini soal bekal nanti di akhirat.

Habibie mempertanyakan ketika nanti kematian menjemputnya. Kira-kira jika malaikat datang menjemput, akan seperti apakah kematian nanti? Siapa yang akan memandikan? Dimana akan dikuburkan? Sempatkah anak kesayangan dan menjadi kebanggaan datang mengurus jenazah dan menguburkan?

“Apa amal yang akan dibawa ke akhirat nanti? Rumah akan ditinggal, asset juga akan ditinggal pula. Anak-anak entah apakah akan ingat berdoa untuk kita atau tidak  Sedang ibadah mereka sendiri saja belum tentu dikerjakan? Apa lagi jika anak tak sempat dididik sesuai tuntunan agama?  Ilmu agama hanya sebagai sisipan saja,” terangnya.

Habibie juga mengajak kita untuk merenungi kehidupan ini. Menyiapkan ‘bekal’ untuk menghadap-Nya dan ‘mempertanggung jawabkan kepadaNya.

“Jangan terbuai dengan ‘Kehidupan Dunia’ yang  bisa  melalaikan. Kita boleh saja giat berusaha di dunia, tapi jadikan itu untuk bekal kita pada perjalanan panjang dan kekal di akhir hidup kita,” pesannya.

Bacharuddin Jusuf Habibie, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu (11/9/2019), pukul 18.05 WIB. Selamat jalan Eyang Habibie. (Way)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here