Habib Rizieq Syihab Ceramah ‘Lonte’, Rabithah Alawiyah: Sangat Tidak Elok

184

Jakarta, Muslim Obsession – Ceramah Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat, 15 November 2020 kemarin menuai pro dan kontra. Pasalnya dalam ceramah itu, ia menyebut kata ‘lonte’ yang ditunjukan kepada perempuan yang menghinanya.

Menanggapi hal itu, wadah habaib se-Indonesia, Rabithah Alawiyah, menilai kata-kata itu tidak pantas diucapkan Habib Rizieq. Terlebih acara itu merupakan peringatan maulid Nabi Muhammad Saw.

“Tentu perkataan yang disampaikan itu tidak elok, apalagi dalam forum seperti itu,” kata Divisi Humas Rabithah Alawiyah dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Rabithah Alawiyah kini ingin melakukan tabayun, meminta penjelasan kepada Habib Rizieq atas apa yang dia ucapkan pada momen peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw itu.

“Memang, apa pun konteks dan background-nya, itu tidak elok disampaikan, apalagi oleh seseorang yang memiliki banyak pengikut, panutan, yang tentu memuat tanggung jawab lebih,” kata Divisi Humas Rabithah Alawiyah.

Menurutnya, seorang tokoh panutan seharusnya berbicara sesuai norma yang baik. Terlebih lagi, Rizieq berbicara dalam forum keagamaan. Sangat tidak pantas ceramah dengan merendahkan orang lain.

“Memang kalau berbicara soal nilai etika dan perilaku, berlaku pada siapa saja. Siapa pun dia harus sesuai berperilaku sesuai norma etika dan kepatutan yang berlaku di masyarakat, apalagi dalam konteks keagamaan,” kata Divisi Humas Rabithah Alawiyah.

Diketahui dalam ceramah itu, Rizieq berbicara soal sosok yang menghinanya. Dia mengkritik sosok itu malah dilindungi aparat keamanan. Sosok itu disebutnya sebagai ‘lonte’. Kata ini ditunjukan kepada artis Nikita Mirzani.

“Ada lonte hina habib. Pusing, pusing. Sampai lonte ikutan ngomong, iyee…,” kata Rizieq di Jl KS Tubun, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (15/11) dini hari.

Ucapan Rizieq disambut riuh hadirin. Dia mengaku tidak marah banyak orang berkerumun saat menjemputnya dikritik. Lalu Rizieq menyinggung soal polisi menjaga rumah orang yang disebutnya lonte itu.

“Saya nggak marah. Cuma ada umat yang marah, ngancem mau ngepung lonte. Eh polisi kalang kabut jagain lonte. Yahh…. Kacau, kacau,” kata Rizieq.

“Ditangkap kagak, tapi dijagain, jangan-jangan minta jatah. Kacau-kacau,” tandasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here