Gus Mus Kritik Pejabat yang Bilang Dokter Meninggal Karena Tak Disiplin

199
Gus Mus
KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus. (Foto Instagram Gus Mus @S.Kakung)

Jakarta, Muslim Obsession – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya ratusan dokter dan tenaga medis karena terinfeksi virus corona.

Namun, Gus Mus juga menyesalkan adanya pernyataan para pejabat di Istana kepresidenan yang menyebut meninggalnya para dokter dituding karena tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Omongan itu dianggap sangat tidak tepat.

Baca juga: Gus Mus: Corona Mengajari Kita Agar Jaga Jarak dengan Kenikmatan Dunia

“Berbicara tentang disiplin, saya mendengar berita, ada seorang petinggi, pembantunya presiden, yang mestinya visinya adalah visi presiden, ia menyatakan bahwa banyaknya dokter dan tenaga medis yang gugur, itu disebabkan karena ketidakdisiplinan mereka,” kata Gus Mus, seperti dikutip akun youtube, Gus Mus Channel, Rabu (2/9/2020).

Gus Mus menyampaikan hal itu dalam pertemuan daring yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Rabu (2/9) untuk mendoakan 100 dokter yang meninggal karena terpapar Covid-19. Gus Mus tidak menyebutkan lebih lanjut siapa yang dimaksud petinggi tersebut.

Baca juga: Gus Mus: Aneh Pejabat yang Bersyukur atas Jabatannya

“Ini sungguh menyakiti hati, ini omongan apa ini. Seorang yang sudah ditokohkan, bahkan mewakili visi presiden. Dulu Pak Jokowi bilang, tidak ada visi menteri, yang ada adalah visi Presiden. Sekarang saya tanya kepada presiden, apakah ucapan ngawur bahwa dokter dan tenaga medis di garis depan yang gugur itu karena tidak disiplin?” ucap Gus Mus.

Gus Mus berharap, upacan seperti itu tidak terulang diucapkan oleh pejabat. Dan yang bersangkutan diberikan hidayah oleh Allah.

“Sebagaimana Tuhan juga memberikan Hidayah kepada rakyat semua bahwa corona ini adalah lawan kita bersama, musuh kita bersama yang harus ditanggulangi bersama,” tegasnya.

Baca juga: Gus Mus: Mbah Moen Itu Wali, Ada Dua Cirinya

Tak lupa Gus Mus medoakan semoga para dokter dan tenaga medis mendapatkan balasan amal kebaikan dari Allah SWT.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, mudah-mudahan Allah Tuhan Yang Esa, Tuhan Yang Maha Pemurah menerima amal mereka dan menempatkan di tempat yang layak sesuai dengan jasa dan amal perbuatan mereka,” ucap Gus Mus berdoa untuk dokter dan tenaga medis yang gugur karena Covid-19.

Diketahui, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Satgas Penanganan Covid-19 menggelar doa bersama terkait meninggalnya 100 dokter karena Covid-19.

Dikutip dari akun Instagram PB IDI, Rabu (2/9), acara tersebut akan digelar melalui video conference, sehingga para dokter dan tenaga medis dari berbagai daerah bisa berpartisipasi.

Selain doa bersama, dalam acara itu akan dilakukan mengheningkan cipta untuk mengenang para dokter yang meninggal saat menangani pasien terinfeksi virus corona. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here