Gus Baha: Bahagia itu Tanpa Syarat

126
Gus Baha.

Muslim Obsession – Ulama kondang Gus Baha mengaku dirinya suka menangis ketika melihat anak-anaknya bahagia hanya karena bermain kelereng atau hujan-hujanan.

Bukan tanpa alasan, Gus Baha menyadari bahwa Allah Ta’ala memiliki sifat abadi yang membuat hamba-hamba-Nya tertawa dan menangis (وأنه هو أضحك وأبكى).

BACA JUGA: 

Gus Baha Jelaskan Bahayanya Berteman dengan Jin

Pakai Celana Cingkrang Apakah Haditsnya Shahih? Ini Penjelasan Gus Baha

Gus Baha Jawab Hukum Menikahi Perempuan yang Hamil di Luar Nikah

“Anak-anak kecil main hujan-hujanan itu senang sekali. Puluhan tahun mereka senang dengan hal-hal kecil. Dan Allah mampu mengatur anak-anak orang miskin agar bahagia, lupa kalau orangtuanya miskin,” ujar ulama bernama lengkap KH. Ahmad Bahauddin Nursalim tersebut, menukil unggahan Gus Baha Online, Rabu (1/12/2021).

“Bocah-bocah ABG itu sombongnya bukan main, lupa kalau orangtuanya itu TKW,” sambungnya disambut tawa jamaah.

Kebahagiaan yang dialami anak-anak tersebut, jelas Gus Baha, merupakan tanda kepintaran Allah Ta’ala mengatur kebahagiaan hamba-hamba-Nya.

Tapi ketika semakin berumur, mereka lupa dan menetapkan syarat untuk bisa bahagia. Bahwa untuk bahagia, syaratnya harus menjadi mubaligh terkenal atau PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang bersertifikat. Atau, syaratnya bahagia adalah dengan menjadi wali yang didatangi banyak orang.

“Itu apa-apaan? Bahagia itu tanpa syarat. Pokoknya, kalau Allah Ta’ala memberikan rahmat, itu kamu pasti bahagia,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here