Guinea Khatulistiwa Umumkan Pindah Kedutaan ke Yerusalem

142
Bendera Israel

Muslim Obsession – Guinea Khatulistiwa akan memindahkan kedutaannya di Israel ke Yerusalem, demikian pernyataan perdana menteri Israel.

Teodoro Mbasogo, presiden Guinea Khatulistiwa, menyampaikan keputusan tersebut melalui percakapan telepon dengan PM Israel Benjamin Netanyahu, menurut pernyataan dari kantor perdana menteri Israel.

“Perdana Menteri Netanyahu menyambut baik perkembangan di mana negara-negara memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem,” bunyi pernyataan itu, dikutip dari Anadolu, Senin (22/2/2021).

Menekankan komitmen Israel untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Afrika, Netanyahu mengatakan “Israel kembali ke Afrika dan Afrika kembali ke Israel secara besar-besaran.”

Baca Juga: Israel Buka Kedutaan Besar di UEA

Guinea Khatulistiwa bergabung dengan beberapa negara lain yang telah berjanji untuk memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem sejak AS memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv pada 2018.

Hanya Guatemala yang sampai sekarang memindahkan kedutaannya, tetapi negara-negara seperti Malawi, Honduras, Brasil, Kosovo, Serbia, Rumania, dan lainnya telah mengumumkan rencana serupa.

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Timur Tengah, di mana warga Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang diduduki oleh Israel sejak 1967 – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina yang merdeka.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dianggap sebagai “wilayah pendudukan” di bawah hukum internasional, membuat semua permukiman Yahudi di sana dianggap ilegal.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here