Gubernur Jatim Sebut Bank Jerman Akan Danai Pembangunan Jalur Kereta Api Gerbangkertasusila

55
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Surabaya, Muslim Obsession – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Bank Pembangunan Jerman (Kreditanstalt fur Wiederaufbau/KfW) siap membiayai pembangunan jaringan jalur kereta api di wilayah aglomerasi Gerbangkertasusila (Gersik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan).

Nilai pembiayaan jaringan jalur kereta api tersebut dalam perencanaannya mencapai USD 337.977.800 untuk tahap pertama. Sementara USD 89.222.800 di antaranya berstatus dana hibah, dan USD 248.755.000 sisanya berstatus pinjaman.

Demikian diutarakan Khofifah usai menerima Green Infrastructure Initiative Portofolio Manager KfW Frankfurt Jerman, Olaf Georke, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (23/11/2021) siang.

BACA JUGA: Sukses Kembangkan UMKM Selama Pandemi, Gubernur Khofifah Terima Anugerah Paramakarya 2021

“Mr Olaf sudah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan dan Menteri Bappenas dan Pemkot Surabaya sebagai daerah utama. Selanjutnya akan dimintakan persetujuan kepada Bank Pemerintahan Jerman,” kata Khofifah, melalui keterangan resmi.

Khofifah menambahkan, adapun jaringan jalur kereta api yang akan dibiayai antara lain jalur Stasiun Gubeng-Sidoarjo, jalur Stasiun Gubeng-Stasiun Kota-Stasiun Pasar Turi, selanjutnya Lamongan-Gresik, Gubeng-Mojokerto.

“Rencana ini sejalan dengan mandat Perpres 80 Tahun 2019 tentang konektivitas transportasi publik di wilayah Gerbangkertosusila,” ujar dia.

BACA JUGA: Lantik 6 Pejabat Eselon II, Khofifah Minta Sinergi Entaskan Kemiskinan

Khofifah menjelaskan, konsep pembangunan jaringan jalur kereta api yang digagas dan dibahas bersama tersebut adalah infrastruktur transportasi publik yang modern, mendukung konsep perubahan iklim dan ramah lingkungan.

“Transportasi publik ini modern, pro-environment, pro-climate, mengedepankan aspek ramah lingkungan. Karena sentralnya di Surabaya yang menjadi Kota Terbersih se-ASEAN. Maka, tentu prosesnya harus dikomunikasikan dengan persetujuan Pemkot Surabaya,” jelas Khofifah.

Sementara itu, Olaf Georke memuji Kota Surabaya yang dinilainya sebagai kota yang sangat bersih dan hijau. Di sisi lain, ia mengaku telah berdiskusi dengan Gubernur Khofifah terkait proyek pembangunan Surabaya Regional Railways Lines (SRRL) ini.

“Bagi Jerman, Kota Surabaya dipandang sebagai kota yang sangat bersih dan hijau. Sejalan dengan kegencaran Pemerintah Indonesia dan Jerman dalam pembangunan hijau, maka pembangunan SRRL itu akan pro-environment dan pro-climate,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here