GPII Minta Aparat Mengusut Tuntas Kematian Bocah di Monas

489
Sejumlah warga berdesakan untuk mengambil sembako gratis saat acara Untukmu Indonesia (Foto: Beritagar)

Jakarta, Muslim Obsession – Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) minta kepolisian mengusut tuntas tragedi tewasnya dua orang anak kecil saat acara pesta rakyat yang digagas oleh Forum Untukmu Indonesia yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Sabtu (28/4/2018).

Selain itu, GPII menyayangkan acara pembagian sembako itu tetap berlangsung, padahal pihak Pemprov DKI sudah melarang acara tersebut. “Kepolisian harus mengusut tewasnya dua bocah akibat antre sembako dalam pesta rakyat di Monas”, kata Ketua Umum Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Jakarta Raya, Ega Sarkis, Kamis (3/5/2018).

Ega juga menganggap panitia pelaksana harus bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi selama pelaksanan kegiatan tersebut. “Pihak panitia harus bertanggung jawab atas insiden tersebut”, tambahnya.

Menurutnya, peristiwa tewasnya dua bocah dan tidak tertibnya penyelenggaraan acara Pesta Rakyat di Monas telah merusak citra dibukanya Monas untuk kegiatan masyarakat dan acara keagamaan.

“Kebijakan Gubernur Anies membuka Monas untuk kegiatan rakyat jadi ternoda. Padahal kebijakan tersebut sangat populis dan mengembalikan fungsi Monas sebagai kebanggaan rakyat kecil,” ujarnya.

Maka dari itu, Ega menyarankan kepada Pemprov DKI untuk selektif dan meneliti profesionalisme Event Organizer atau lembaga yang mengajukan kegiatan di Monas. “Lembaga yang terbukti tidak kredibel dalam kegiatan yang mengumpulkan massa sebaiknya tidak usah diberi izin menyelenggarakan kegiatan di Monas”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here