Google Doodle Tampilkan Roehana Koeddoes, Siapakah Dia?

56

Muslim Obsession – Google Doodle kali ini menampilkan sosok perempuan Tanah Air bernama Roehana Koeddoes, Senin (8/11/2021). Siapakah Roehana Koeddoes?

Perempuan dari ranah Minang ini dikenal sebagai jurnalis perempuan pertama di Indonesia yang kemudian dijadikan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2019.

Google Doodle menampilkan Roehana Koeddoes yang mengenakan “tikuluak tanduak”, penutup kepala yang umum dikenakan kaum perempuan dari Sumatera Barat.

Lahir sebagai Siti Roehana di kota kecil Koto Gadang, Kecamatan Ampekkoto, Sumatera Barat pada tanggal 20 Desember 1884, Roehana Koeddoes wafat di usia 87 tahun pada 17 Agustus 1972.

BACA JUGA: Marie Thomas, Dokter Wanita Indonesia Pertama jadi Sosok Google Doodle Hari Ini

Ia adalah kakak tiri dari Soetan Sjahrir, tokoh yang juga memiliki peran penting pada pemerintahan Indonesia pada saat itu. Soetan Sjahrir sendiri merupakan Perdana Menteri Indonesia yang pertama dan juga merupakan salah satu founding fathers Indonesia.

Roehana juga adalah mak tuo (bibi) dari penyair terkenal Chairil Anwar. Dia juga sepupu H. Agus Salim. Roehana hidup pada zaman yang sama dengan Kartini, ketika akses perempuan untuk mendapat pendidikan yang baik sangat dibatasi.

Roehana dibesarkan selama era ketika perempuan Indonesia pada umumnya tidak mendapat pendidikan formal dan sangat dibatasi.

BACA JUGA: Liyana Siddique, Bocah Muslim Pemenang Lomba Google Doodle 

Ia mengembangkan kecintaan terhadap membaca, dengan membaca berbagai literasi lokal dan berbagi berita lokal dengan teman-temannya pada usia tujuh tahun.

Pada 1911, Roehana Koeddoes mendirikan sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Koto Gadang. Sembari aktif di bidang pendidikan yang disenanginya, Roehana menulis di surat kabar perempuan, Poetri Hindia.

Ketika dibredel pemerintah Belanda, Roehana berinisiatif mendirikan surat kabar, bernama Sunting Melayu, yang tercatat sebagai salah satu surat kabar perempuan pertama di Indonesia.

Roehana lahir dari ayahnya yang bernama Mohamad Rasjad Maharadja Soetan dan ibunya bernama Kiam.

Pada tanggal 7 November 2019, Roehana dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo dalam sebuah upacara di Istana Negara. Bertindak sebagai penerima penghargaan mewakili keluarga ahli waris adalah Janeydy, cucu dari Roehana Koeddoes. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here