Gontor Dedikasikan Gedung Tiga Tingkat untuk Tangani Covid-19

133
Calon santri Pondok Modern Gontor Putri tengah menjalani rapid test di Bogor, Ahad (14/6/2020). (Foto: Mam/Muslim Obsession)

Ponorogo, Muslim Obsession – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menetapkan  satu gedung tiga lantai sebagai Kantor Pusat Satgas Covid-19 Gontor.

Bangunan yang memiliki puluhan ruang tersebut menjadi pusat koordinasi satgas. Gedung tersebut adalah gedung kantor Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM).

Demikian disampaikan Ketua Satgas Covid-19 Gontor Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., dalam rapat koordinasi di kantor baru tersebut, Jumat (10/7/2020).

Menurut keterangan tertulis yang diterima Sabtu (11/7/2020), di kantor tersebut terdapat berbagai ruangan yang digunakan untuk berbagai tim dalam satgas seperti Tim protokol kesehatan, Tim logistik, Tim pencegahan dan penanganan dan lain sebagainya.

Baca juga: Alhamdulillah, Santri Gontor 2 Kasus 01 Dinyatakan Negatif pada Swab Test Kedua

“Satgas Covid-19 Gontor saat ini selain meningkatkan protokol kesehatan yang sudah ada juga telah melakukan langkah-langkah strategis dan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti berkomunikasi dengan baik bersama Dinkes Pemprov Jatim dan Ponorogo, Satgas Provinsi dan Kabupaten, dan beberapa pihak terkait,” kata M. Adib Fuadi Nuriz, wakil ketua Satgas sekaligus juru bicara.

“Alhamdulillah dalam penanganan Covid-19 Gontor mendapat banyak bantuan, baik moril maupun materiil, serta masukan dan motivasi baik dari Gubernur, Pangdam, Kapolda Jatim, hingga Bupati Ponorogo, Dinkes, Polres dan Kodim,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, PMDG sudah melakukan lockdown dan upaya-upaya sesuai protokol kesehatan intensif sejak tiga bulan lalu.

Seluruh santri dan guru diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, menggunakan hand sanitizer, dan rajin mencuci tangan serta wudhu’.

“Sejak muncul virus corona PMDG telah memberlakukan hal itu, mengecek suhu badan, penyemprotan disinfectant dan lain sebagainya,” tambah Dr. Adib Fuadi Nuriz.

Baca juga: Benarkan Ada Kasus Positif Covid-19, Pihak Gontor 2 Beberkan Kronologisnya

KBM dan aktivitas santri PMDG sejak pembukaan new normal oleh pemerintah sudah dijalankan hanya 4 jam pelajaran saja, juga aktivitas lain cenderung banyak dikurangi sehingga istirahat santri cukup disamping gizi dan pemberian vitamin juga ditingkatkan.

Juru bicara Satgas Covid-19 Gontor juga menegaskan bahwa kampus PMDG sudah memberlakukan lockdown sejak pandemik corona muncul, tidak ada santri yang keluar masuk kecuali ada izin. Bahkan perkuliahan mahasiswa guru pun dilakukan secara daring.

Sebagai tambahan informasi, santri dan guru PMDG sudah terbiasa dengan istilah “lockdown”, karena pada dasarnya Gontor memberlakukan disiplin ketat dimana santri-santri tidak boleh keluar masuk kampus kecuali dengan izin Bagian Keamanan Pondok dan Pengasuhan Santri.

Semenjak munculnya pandemi Covid-19, protokol kesehatan di lingkungan PMDG dilaksanakan lebih ketat lagi sesuai dengan standar protokol Covid-19. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here