Giat Kembangkan Potensi Pariwisata Halal, Pengusaha Riau Buru Sertifikat Halal

80
Masjid Raya An-nur di Pekanbaru Riau

Riau, Muslim Obsession – Muslim Travel Index (IMTI) 2019 dalam laporannya menyebutkan 10 destinasi wisata halal unggulan Indonesia. Tiga di urutan teratas yakni Lombok, Aceh, dan Riau.

Menduduki nomor urut ketiga, Gubernur Riau Syamsuar berencana untuk mengembangkan sektor pariwisata halal provinsi. Untuk itu, para pebisnis bersiap untuk mendukung pariwisata halal Usaha kecil dan menengah (UKM) dan bergegas mengajukan sertifikasi halal.

Wan Helya Rosa, pemilik Kedai Yong Bengkalis di Pekanbaru misalnya, ia telah mengajukan permohonan sertifikasi halal kepada Badan Analisis Makanan dan Obat-obatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Riau.

“Kami mendukung rencana pengembangan pariwisata halal oleh Gubernur Riau. Kami akhirnya disertifikasi halal oleh MUI di Riau,” katanya.

Wan berharap pemerintah akan mempromosikan bisnis yang telah disertifikasi halal. Zamzami, pemilik bisnis lokal lainnya, mengaku antusias dengan rencana pemerintah menggenjot potensi pariwisata halal.

“Saya berharap rencana tersebut disertai dengan insentif yang memungkinkan bisnis lokal untuk mengajukan sertifikasi halal lebih mudah,” ucapnya, seraya menambahkan bahwa ia berharap pemerintah juga akan mendorong kebijakan untuk mengurangi plastik sekali pakai.

Sebagai informasi, Gubernur Riau Syamsuar mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 18/2019 tentang pariwisata halal pada 5 April lalu.

“Saya telah menandatangani instruksi gubernur yang menetapkan Riau sebagai tujuan wisata halal,” ujar Syamsuar.

Ia mengharapkan konsep pariwisata halal untuk membantu meningkatkan ekonomi lokal. “Kami setidaknya bisa bersaing dengan Thailand, yang memiliki lebih banyak warga non-Muslim,” tambahnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here